
LHOKSEUMAWE – ACEHHERALD.COM
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tahun ajaran 2019/2020 yang dimulai Senin (16/3/2020) lalu, hingga hari ketiga, Rabu (18/3) petang berjalan lancar.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri yang sejak Selasa (17/3/2020) turun langsung ke daerah-daerah, mengaku hingga hari ini pelaksanaan UNBK di Provinsi Aceh berlangsung lancar tanpa ada kendala apapun yang bisa mengganggu pelaksanaan ujian.
Setelah memantau pelaksanaan UNBK SMK di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri yang didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin MPd, turun langsung ke lokasi pelaksanaan UNBK SMK di Kota Lhokseumawe. ” Alhamdulillah, pelaksanaan UNBK di Kota Lhokseumawe lancar,” tegas mantan Wakil Bupati Aceh Barat.
Dikatakan, kunjungan peninjauan ke sekolah-sekolah kejuruan ini untuk memastikan UNBK di Aceh berlangsung lancar, aman tertib dan tidak ada kendala-kendala yang signifikan.
“Bahkan, peserta didik terlihat sangat bersemangat dan senang mengikuti ujian Nasional tersebut,” ujar Haji Nanda===sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Aceh ini, Rabu (18/3/2020) di Kota Lhokseumawe.
Ia mengatakan, pihaknya juga menginstruksikan para Kepala Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten/Kota untuk memberikan laporan terkait kehadiran siswa-siswi SMK untuk mengikuti UNBK di sekolah-sekolah di seluruh Aceh.
Didampingi Kepala Cabang Dinas IV Kota Lhokseumawe, Drs Anwar MPd, sekolah-sekolah kejuruan pelaksana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang ditinjau Kepala Dinas pendidikan Aceh di Kota Lhokseumawe terdiri dari tiga sekolah, masing-masing SMK Negeri 7 Lhokseumawe, SMK Kesehatan Darussalam Lhokseumawe, dan SMK Negeri 2 Lhokseumawe
Disela-sela peninjauan UNBK, Kepala Dinas Pendidikan Aceh ikut melakukan diskusi dengan peserta didik saat siswa-siswi sedang dalam jam istirahat. Seperti di SMK Negeri 7, Kota Lhokseumawe.
“Kelancaran mengisi jawaban soal UNBK ini tidak terlepas peran siswa-siswi, yang sebelumnya telah belajar dengan giat. Sehingga, hasilnya akan diperoleh dengan sempurna pula,” katanya.
Menurutnya, selain giat belajar diperlukan ibadah disertai memohon doa kepada Allah SWT. Sehingga, hasil sempurna yang dicita-citakan mendapat ridha oleh Allah SWT.
“Jangan pernah meninggalkan Shalat. Karena Shalat adalah tiang agama. Sehingga, cita-cita memperoleh hasil yang baik akan diridhai Allah SWT,” ucap Haji Nanda.
Terkait diliburkannya sekolah, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo dan Surat Edaran Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, ia menyatakan bukan berarti liburan. Hanya saja saat ini dalam pencegahan Virus Corona (COVID-19), proses pembelajaran tidak dilakukan dengan tatap muka.
“Kita juga telah meminta para Kepala Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten/Kota meminta laporan kepada Kepala Sekolah melalui Wali Murid untuk menyampaikan laporan terkait pembagian tugas yang disertai dengan foto dokumentasi,” tambah mantan Wakil Bupati Aceh Barat ini. []
Laporan : M Nasir Yusuf


















