Hanya Dua Paket Proyek di Pidie yang Belum Dilelang

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″] SIGLI | ACEH HERALD SEMPAT tertunda karena adanya kebijakan refocusing dan realokasi anggaran akibat Covid-19, proses pelelangan paket proyek di Pidie untuk tahun anggaran 2020 dipastikan segera tuntas. Saat ini dari 113 paket yang tersebar pada 14 SKPK di Pemkab Pidie, hanya tersisa dua paket yang belum dilelang. Plt.Kepala Bagian Pengadaan … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Proyek pembangunan Masjid Alfalah Sigli, proyek pertama dilelang Pemkab Pidie tahun ini. (Dok. Foto Ist)

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

SIGLI | ACEH HERALD

SEMPAT tertunda karena adanya kebijakan refocusing dan realokasi anggaran akibat Covid-19, proses pelelangan paket proyek di Pidie untuk tahun anggaran 2020 dipastikan segera tuntas. Saat ini dari 113 paket yang tersebar pada 14 SKPK di Pemkab Pidie, hanya tersisa dua paket yang belum dilelang.

Plt.Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemkab Pidie, Buchari SP MSi kepada awak media, Senin (12/10/2020) sore mengatakan, dari 113 paket proyek pada 14 SKPK, sebanyak 111 sudah selesai lelang.Sejauh ini hanya tinggal dua paket lagi, yaitu pengadaan traktor dan huller (mesin kupas kopi) pada Distanpan Pidie yang belum ditayangkan pada laman LPSE. “Pelelangan dimulai pada pertengahan Maret lalu, dan sempat tertunda karena adanya Keputusan Menkeu tentang  refocusing dan realokasi anggaran, terhadap sejumlah kegiatan dalam rangka penanganan Covid-19″, jelasnya

Buchari menegaskan, dua paket tersisa itu, dalam pekan ini akan tayang dan dituntaskan proses pelelangannya, seperti diakui pria yang akrab disapa Bucek ini. “Dari 113 paket itu, yang pertama dilelang yaitu pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli (Tahap VIII) yang dimenangkan oleh PT.Alaska Saho Adab, dengan harga penawaran Rp.16.733.338. 218, dan merupakan paket dengan nilai tertinggi  yang dilelang tahun 2020”.

“Selain adanya Refocusing anggaran,tidak ada kendala dalam pelaksanaan pelelangan kegiatan tahun ini, artinya sesuai mekanisme peraturan,” pungkas Plt.KBPBJ Pemkab Pidie itu.(*)

 

PENULIS     :     NURDINSYAM

Baca Juga:  147 Orang Perebutkan 15 Jabatan Eselon II di Pemerintah Aceh

Berita Terkini

Haba Nanggroe