
JAKARTA | ACEH HERALD.com – Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo terjadi di Laut Banda, Kepulauan Maluku. Namun pihak BMKG memastikan gempa yang terjadi laut Banda ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi pada Selasa (8/9/2020) sekitar pukul 07.45 WIB. “Pusat gempa itu berada di laut. Namun tidak berpotensi tsunami,” kata pernyataan BMKG.
Pusat gempa berada di 28 km arah selatan dari Banda, Maluku Tengah, dan 168 km arah selatan dari Tehoru, Maluku Tengah. Gempa terjadi di kedalaman 193 km.
“38 km selatan Banda-Malteng, 168 km selatan Tehoru-Malteng,” lanjut BMKG.
Titik koordinat gempa berada di 4,86 Lintang Selatan dan 129,82 Bujur Timur.
Gempa ini juga dirasakan dalam skala III MMI di Sorong Papua Barat. Skala II-III MMI Ambon, Kairatu, dan Banda. Gempa juga dirasakan dalam skala II-III MMI di Manokwari, Papua Barat, dan skala II MMI di Kaimana, Papua.
Skala MMI II artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sedangkan skala MMI III artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah dan seakan-akan ada truk berlalu.
Belum ada laporan terkait ada atau tidaknya korban maupun kerusakan bangunan dampak dari gempa ini berkekuatan 6,2 mafnitudo yang mengguncang Laut Banda, Maluku.



















