
TANGERANG | ACEH HERALD.com –
SEBUAH video vandalisme dan Al Quran dirobek di salah satu musalla, Kabupaten Tangerang, Banten, viral di media sosial. Aksi ini membuat geger warga setempat dan menimbulkan reaksi di media sosial. Polisi dilaporkan sudah menangkap tersangka pelaku berinisial S, seorang pemuda 18 tahun yang beralamat di sekitar musalla tersebut.
Video tersebut berdurasi kurang lebih satu menit. Ada seorang yang bicara di video itu yang mengatakan bahwa musalla ini semua dicoret-coret. Coretan itu baru diketahui oleh seseorang bernama Wawan.
“Ya ini musalla kita nggak tahu dari jam berapa, semuanya dicoret-coret. Awal masuk itu Wawan. Wawan masuk ke sini sudah dengan kondisi sudah dicoret-coret,” bunyi video tersebut.
Video juga memperlihatkan lafaz Allah di lantai yang disilang, ada kata ‘Anti Khilafah’ dan ‘Anti Islam’ di bagian tembok.
“Ini Al Quran disobek-sobek, dipilok, disilang, semuanya disobek-sobek. Ini dimulai dari jam berapa. Waktu jam 12 belum ada seperti ini,” katanya.
Video ini tentunya menimbulkan reaksi. Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH Ues Nawawi Gofar meminta polisi mengusut sampai tuntas perbuatan tersebut. Penegak hukum betul-betul harus mencari pelaku dan memproses untuk diketahui motifnya. Aksi tersebut jangan sampai berimbas ke hal-hal lain.
“Tentu kita berharap harus diusut tuntas. Jangan sampai berkembang ke mana-mana,” kata Ues, Selasa (29/9/).
“Berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi dan alat bukti yang ada, alhamdulillah hanya beberapa jam setelah kita selidiki kita amankan 1 pelaku dengan inisial S di rumahnya,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi, Selasa (29/9/2020).
Penangkapan dilakukan pada pukul 19.30 WIB. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatan telah mencoret-coret musalla sekitar pukul 16.00 WIB.
Saat ini, pelaku masih dimintai keterangan oleh kepolisian di Mapolresta Tangerang. Polisi masih mendalami apa motif pelaku melakukan vandalisme dan menulis kata-kata anti Islam di musalla.(*)
sumber : detikcom




















