
Tersangka penyalahgunaan terciduk di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh. Foto ; Istimewa
ACEH HERALD.com – Sebanyak empat anggota TNI terciduk bersama enam sipil, lima wanita dan satu lelaki, dalam razia gabungan yang digelar Polisi Militer (Pomdam) Iskandar Muda dan Polda Aceh, Selasa (2/10) dini hari di sebuah kamar hotel berbintang yang terletak di Jln Panglima Nyak Makam, Banda Aceh.
General Manager Hotel Hermes Palace, Syafrial Munaz kepada pers mengakui penangkapan itu terjadi di Hotel Hermes pada Rabu (2/10) dini hari. Malam itu, katanya, ada tiga kamar yang dipesan yang kemudian disinyalir digunakan untuk penggunaan narkotika.
General Manager Hotel Hermes Palace, Syafrial Munaz

General Manager Hotel Hermes Palace, Syafrial Munaz, tambah Munaz, manajemen hotel bintang itu secara khusus sudah melakukan soasialisasi tentang larangan menggunakan fasilitas hotel untuk hal-hal yang bertentangan dengan syariat Islam yang berlaku di Aceh. “Tapi, bagaimana lolos, kami tidak tahu juga. Karena pada malam penangkapan itu, saya sedang tidak berada di tempat,” ujarnya,
Lima laki-laki yang diamankan itu, empat di antaranya merupakan oknum anggota TNI, satu berpangkat letnan kolonel. Setelah diamankan, ke sepuluh terduga dilakukan tes urine. Tujuh dari sepuluh orang yang dites urine hasilnya positif menggunakan sabu, hanya tiga di antara mereka yang dinyatakan negatif.
Komandan Pomdam Iskandar Muda, Kolonel CPM Zulkarnain kepada wartawan juga membenarkan adanya penangkapan 4 oknum TNI dan 6 sipil sedang menggunakan narkoba di Hotel Hermes Palace.
“Kasus ini memang benar ada, saya kerjasama dengan Polda Aceh juga, ada tersangka yang kita dapatkan, ada tersangka TNI-nya empat orang dan enam orang tersangka sipil,” kata Kolonel CPM Zulkarnain, Jumat (4/10) via telepon genggamnya.
Sejak tengah malam paska penangkapan, sejumlah foto para terduga yang diamankan itu beserta data diri juga telah beredar luas di media sosial maupun group-group Whatshap. Lima lima perempuan yang diamankan, menurut data yang beredar ada yang masih berstatus mahasiswi.
Masing-masing inisial yang ditangkap MU, WR dan LV berprofesi sebagai swasta. Sementara diduga oknum TNI berinisial AN, BE, AH, NI dan mahasiswi berinisial AM, SS dan RU. Dari penggeledahan, ditemukan barang bukti satu paket narkotika jenis sabu dan satu alat hisap (bong).
reporter/editor : M Nasir Yusuf




















