
SIGLI I ACEH HERALD
NASIB tragis mnimpa dua warga Gampong Mantak Raya Kecamatan Simpang Tiga, Pidie, Jumat (31/12/2021) sekitar pukul 16.00 jelang petang. Keduanya adalah Zikri Yusuf (33) dan Muhmmad Jamil (41). Keduanya kesetrum arus listrik saat memperbaiki atap Lukman Dorsmeer di Gampong Ulee Cot Seupueng Kecamatan Peukanbaro, Pidie. Lokasi itu juga terletak di sisi jalan nasional Banda Aceh-Medan.
Muhammad Jamil yang meronta sejenak terkena setrum arus tercampak ke bawah dari ketinggian 4 meter, hingga mengalamai luka dan memar. Sementara Zikri Yusuf terlempar ke atap dan meninggal dunia, sejenak musibah itu yang berlangsung dalam kondisi hujan gerimis itu.
Jasad Zikri sempat beberapa saat terbujur di atas atap, sebelum dievakuasi oleh pihak BPBD dan Polsek Peukan Baro Pidie.
Kapolres Pidie AKBP Padli SH SIK MH melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Rizal SE SH MH, Jumat kemarin, mengakui tentang insiden itu. Diakui jika musibah berbuah maut tersebut, terpicu oleh kesetrumnya kedua warga tersebut, saat memperbaiki atap seng yang bocor, sementara di atasnya ada melintang kabel listrik PLN.
Berdasarkan keterangan saksi korban Muhammad Jamil, saksi dan korban bekerja memperbaiki atap seng yang rusak di bangunan Dorsmer sekira pukul 14.30 Wib. Sekira pukul 16.00 Wib saksi dan korban tiba-tiba tersengat / kesetrum arus listrik dari kabel milik PLN yang jaraknya sangat dekat dengan saksi dan korban, dan jarak kabel listrik dengan atap seng lebih kurang 70 cm.
Saat tersengat arus listrik saksi Muhammad Jamil langsung melawan dan meronta-ronta sehingga saksi terlepas dan langsung melompat ke bawah yang jarak lebih kurang 4 (empat) meter, sehingga saksi mengalami luka robek di bagian kaki sebelah kanan. Sementra korban langsung jatuh dan tergeletak di atas atap seng bangunan Dorsmer. Kondisi cuaca baru reda hujan dan seng bangunan Dorsmer masih basah.
Dari hasil visum luar, korban mngalami luka bakar dan luka robek pada beberapa bagian tubuhnya.
Jasad korban yang masih ada di atas atap dorsmeer sempat menjadi tontonan warga dan membuat macet lintas nasional itu sesaat, sebelum pihak polisi turun tangan mengurai kemacetan.
Kapolsek dan anggota Polsek Peukan Baro langsung datang ke TKP, dan melihat korban dalam keadaan tergeletak di atas atap seng bangunan Dorsmer dengan posisi terlentang, dan kepala bagian belakang masuk ke dalam atap seng. Bersama personil Pemadam Kebakaran dan PLN Sigli, polisi menurunkan korban dari atas bangunan Dorsmer dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Sigli guna dilakukan Visum et Repertum. Kemudian jenazah dibawa pulang oleh keluarga korban ke Gp. Mantak Raya Kec. Simpang Tiga Kab. Pidie guna dikebumikan.




