Dua Jet Tempur AS Ganggu Penerbangan Maskapai Milik Iran

TEHERAN | ACEH HERALD.com Amerika kembali cari-gara dengan Iran. Dua unit jet tempurnya dilaporkan mencoba memprokasi penerbangan sipil Mahan Airlines, milik maskapai penerbangan Iran. Penerbangan sipil Mahan Air yang didekati jet tempur AS dilaporkan sedang dalam penerbangan dari Taheran ke Beirut, Libanon. Namun, ‘pendekatan’ jet tempur AS itu belum mendapat konfirmasi dari militer negara Paman … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Ilustrasi — Pesawat Mahan Air (REUTERS / Wolfgang Rattay)

TEHERAN | ACEH HERALD.com

Amerika kembali cari-gara dengan Iran. Dua unit jet tempurnya dilaporkan mencoba memprokasi penerbangan sipil Mahan Airlines, milik maskapai penerbangan Iran. Penerbangan sipil Mahan Air yang didekati jet tempur AS dilaporkan sedang dalam penerbangan dari Taheran ke Beirut, Libanon. Namun, ‘pendekatan’ jet tempur AS itu belum mendapat konfirmasi dari militer negara Paman Sam.

Sebelumnya Kantor berita Iran, IRIB, menyebut satu pesawat jenis jet tempur milik Israel mendekati penerbangan sipil milik maskapai Iran. Namun, setelah mendapat informasi lebih detail, RIB akhirnya memperbarui laporannya soal jet tempur Israel yang diduga mencegat pesawat penumpang milik maskapai Mahan Air di atas wilayah udara Suriah. Laporan terbaru IRIB menyebut dua jet tempur yang mencegat pesawat penumpang tujuan Beirut, Libanon itu merupakan milik Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir Reuters, Jumat (24/7/2020), kantor berita IRIB awalnya melaporkan ada satu jet tempur Israel yang terbang mendekati pesawat Mahan Air tersebut. Namun belakangan, IRIB yang mengutip pilot Mahan Air, melaporkan dua jet tempur yang mendekati pesawat itu mengidentifikasi diri sebagai jet tempur AS.

Laporan IRIB menyebut pilot pesawat Mahan Air itu menghubungi pilot dua jet tempur yang terbang mendekat, untuk memperingatkan mereka agar menjaga jarak aman. Dalam komunikasi itu, kedua pilot jet tempur itu mengidentifikasi diri mereka sebagai warga Amerika.

Akibat manuver jet tempur AS itu, pilot pesawat terpaksa menurunkan ketinggian secara mendadak. Hal ini dilaporkan membuat beberapa penumpang luka-luka.

Video yang diposting kantor berita IRIB menunjukkan sebuah jet tempur yang tengah mengudara. Video itu diambil dari jendela pesawat. Terdapat juga komentar dari seorang penumpang yang mengalami luka berdarah di wajahnya.

Baca Juga:  Enam Kandidat Calon Dirut Bank Aceh Lolos Verifikasi Administrasi

Pesawat penumpang milik maskapai Iran, Mahan Air atau Mahan Airlines, itu diketahui mengudara dari Teheran menuju Beirut, Libanon. Sumber bandara setempat menuturkan bahwa pesawat Mahan Air itu mendarat dengan selamat di Beirut.

Salah satu penumpang yang dikutip IRIB menuturkan bahwa kepalanya membentur langit-langit kabin pesawat saat pesawat menurunkan ketinggian tiba-tiba. Sebuah video bahkan menunjukkan seorang penumpang lanjut usia tergeletak di lantai kabin pesawat.

Kepala bandara Beirut menuturkan kepada Reuters bahwa seluruh penumpang, yang jumlahnya tidak disebut lebih lanjut, telah diturunkan dari pesawat. Beberapa penumpang mengalami luka ringan. Pesawat itu terbang kembali ke Teheran, Iran dan tiba pada Jumat (24/7) pagi waktu setempat.

Insiden ini tengah diselidiki lebih lanjut. Sementara juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, menyatakan langkah hukum dan politik yang diperlukan akan diambil. Belum ada komentar dari militer AS terkait laporan ini.

Namun, akibat mendekat jet tempur AS itu, dan Mahan Air dengan cara mendadak menurunkan ketinggiannya, telah menyebabkan banyak warga sipil mengalami luka-luka. Dan sebagian masih trauma.()

 

detikcom dan berbagai sumber

Berita Terkini

Haba Nanggroe