
BALANGOIIE I ACEHHERALD.com Secara perlahan terkuak drama kelakuan wanita muda RS (26) ibu satu anak yang sukses menyanggong dana miliaran rupiah dari beberapa orang pengusaha papan atas di Kabupaten Abdya.
Meski sejauh ini belum ada klarifikasi dari pihak BRI Blangpidie, terkai status RS, namun sumber sumber sahih termasuk dari orang orang terdekat korban, RS adalah karyawan yang masih berstatus kontrak di BRI Blangpidie, sebagai funding officer (FO) atau pengumpul dana/nasabah. “Biasanya mereka diberi target waktu dan jumlah nasabah/dana sesuai kesepakatan dalam kontrak, jika itu ercapai yang bersangkutan segera diangkat menjadi karyawan tetap. Namun jika gagal maka ia tertunda untuk menjadi karyawan atau seduai dengan kesepakatan dalam kontrak,” kata sumber di lingkup BRI yang juga pernah menjalani masa kontrak dulunya.
Dari penelusuran Acehherald.com di seputaran Blangpidie, ibu muda RS yang sering tampil modis bersepatu kets bermerek dengan busana yang terkesan papan atas didukung oleh kuli yang putih bersih, mendekai kelompok kelompok atau personal yang dinilai punya potensi finansial yang besar. Apakah itu kelompok pengusaha konstruksi hingga pengusaha SPBU sekalipun.
Namun jika mencari calon nasabah ia tetap memakai seragam ala BRI lengkap dengan badge, namun tetap dengan gaya karyawan papan atas. Biasanya ia sangat lancar dalam melakukan presentasi atau memprospek secara personal melebihi agen asuransi sekalipun. Walhasil banyak ‘pemilik modal’ yang luruh dan jatuh dalam jerat yang dipasang oleh RS. Rata rata mereka ‘menabung’ pada RS dengan nilai ratusan jua rupiah. Bahkan ada yang disebut sebut mencapai satu miliyar rupiah.
Wanita RS yang hanya pengumpul calon nasabah itu juga terhitung berani dalam memberikan reward kepada nasabah yang ia dapat. Disebut-sebut ia tak segan memberikan hand phone merek Iphone hingga kendaraan roda dua sekelas Yamaha Nmax. “Ini jelas tidak lazim dalam tradisi kami di BRI, karena nasabah baru itu biasanya hanya dapat mug, payung dan atau jam dinding dengan logo corporate. Seharusnya calon nasabah perlu waspada. Termasuk memastikan apakah dana itu sudah masuk ke rekening di BRI atau malah dikantongi,” ujar sumber acehherald.com.
Penelusuran acehherald.com di Kecamatan Susoh, Abdya, RS telah berstatus kawin dengan satu orang anak. Ia memiliki suami yang seorang wiraswasta, dan bermukim di Pantai Bali, sebuah kawasan kelompok pendatang di Gampong Ladang, Kecamatan Sangkalan, Abdya.
Saat ini RS telah sulit ditemui di seputaran Blangpidie, termasuk di rumahnya, namun dari foto foto yang beredar, wanita muda bersama anak dan suaminya sempat terlihat seperti di lobi Hotel Garuda Plaza Medan. Suaminya pun disebut sebut warga Padang.
Penulis : Nurdinsyam


















