DPW Apkasindo Aceh Dikukuhkan

DPP Dukung Kehadiran PKS Apkasindo Aceh BANDA ACEH | ACEH HERALD DEWAN Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh periode 2019-2024, Senin (14/06/2021) dikukuhkan, dalam sebuh acara yang dirangkai dengan focus group discussion (FGD) di Hotel Oasis, Banda Aceh. Ketua DPP Apkasindo, Ir Gulat Manurung ketika mengukuhkan para pengurus baru itu mengajak … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

DPP Dukung Kehadiran PKS Apkasindo Aceh

Ketua DPP Apkasindo Gulat Manurung menyarahkan pataka kepada Ketua Apkasindo Aceh Sofyan Abdullah, sejenak mengukuhkan pengurus Apkasindo Aceh. (Foto Aceh Herald / Nurdinsyam)

BANDA ACEH | ACEH HERALD

DEWAN Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh periode 2019-2024, Senin (14/06/2021) dikukuhkan, dalam sebuh acara yang dirangkai dengan focus group discussion (FGD) di Hotel Oasis, Banda Aceh.

Ketua DPP Apkasindo, Ir Gulat Manurung ketika mengukuhkan para pengurus baru itu mengajak Apkasindo Aceh untuk bangkit dan mandiri, sesuai dengan moto Apkasindo, ‘petani setara’. Ia mengingatkan agar petani sawit di Aceh terus meningkatkan kualitas rendemen, karena sawit Aceh terhitung memiliki rendemn rendah, hingga harga TBS juga minim. “Dengan luas areal sektar 513.000 hektar, produksi sawit Aceh hanya 3,27 persen produksi nasional, atau nomor 21 dari 23 propinsi penghasil sawit di Indonesia,” tutur Gulat Manurung.

Gulat mengajak Apkasindo Aceh untuk membangun PKS di tengah perkebunan rakyat. Hal itu bisa direalisasikan dengan melalui Koperasi Apkasindo. “Soal dana bisa dikoordinasikan dengan BPDPKS di Jakarta, yang memang punya dana dan harus dikelola secara transparan dan akuntabel,” kata Gulat.

FGD yang dirangkai dengan pengukuhan DPW Apkasindo Aceh. Foto Nurdinsyam

Pada sisi lain, Gulat meminta agar Gubernur Aceh mengeluarkan Pergub soal harga Tandan Buah Segar (TBS) serta ikutannya, seperti cangkang hingga cangkos (cangkang kosong). Namun Gulat juga mengingatkan agar para petani meningkatkan kualitas produk mereka, hingga mencapai standar harga yang ditetapkan. “Jadi di sini ada kejujuran kedua pihak, petani selaku penjual dan pembeli, serta dikawal dengan regulasi Pergub. Hingga tak ada yang merasa dirugikan dalam proses transaksi,” tandas Gulat Manurung.

Menyangkut peremajaan sawit rakyat (PSR), Gulat memuji Aceh yang luas arealnya mencapai 32 tibu hektar, dengan cakupan areal hanya 500 ribu hektar. Sementara Riau yang lahannya mencapai 4 juta hektar, realisasi PSRnya hanya di bawah 10 ribu hektar.

Baca Juga:  Usia Pesawat Terbang

Ketua Panitia, Fadli Ali yang juga Sekretaris Umum DPW Apkasindo Aceh melaporkan, seharusnya acara pengukuhan ini berlangsung di awal tahun 2020. Namun karena pandemic covis-19, acara itu mengalami beberapa kali penundaan. “Alhamdulillah, akhirnya kami sepakat untuk menjalankan acara ini, dengan prokes yang ketat termasuk pembatasan peserta sesuai SOP Covid-19,” kata Fadli Ali.

Selain unsur DPP Apkasindo, acara pengukuhan itu juga diikuti secara langsung oleh Ketua DPW Apkasindo Papua, serta jajaran DPC Apkasindo di Aceh.

Sementara FGD yang menjadi acara inti dalam prosesi pengukuhan itu mengambil thema, Kiat Sukses Permajaan Kelapa Sawit Rakyat Dalam Rangka Mendukung Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat 500.000 Hektar di Aceh.

Adapun pengurus Apkasindo Aceh tahun 2019-2024 itu dilengkapi dengan Dewan Pembina, Dewan Penasehat dan Dewan Pakar.

Pengurus Harian adalah;

Ketua      : Ir H Sofyan Abdullah

Wakil       : Ir Said Saifan, Rusdi Ismawan SH, Ir Nasrullah, Dr Muhammad Irham, Saiful Bahri SP, T Dharma Putra SH, Nazri Afandi Pasaribu dan Salman ST

Sekretaris   : Fadli Ali SE

Wakil          : Ir Sauqi, Murtahar STP

Bendahara  : Cut Aidal Fitri SE

Wakil          : T Munzar ST, H Adi S Majid

Acara pengukuhan itu juga ditutup dengan penandatanganan MoU antara Apkasindo Aceh dengan GAPKI Aceh, juga antara Apkasindo Aceh dengan Unsyiah dan UTU (Iniversitas Teuku Umar) yang dihadiri langsung oleh Rektornya Prof Jasman J Ma’aruf. MoU itu adalah dalam rangka pengingkatan SDM para anggota Apkasindo Aceh.

Acara pengukuhan dan FGD tersebut juga diikuti secara zoom meeting atau virtual oleh pengurus cabang Apkasindo Aceh, serta para praktisi sawit dan stake holder lainnya.(*)

Baca Juga:  Aparat Polsek Bandar Amankan Terduga Supir PelakuTabrak Lari

Berita Terkini

Haba Nanggroe