DPRK Gelar Rapat Sinkronisasi, Tiga Calon Pj Bupati Abdya Dikirim Senin

  BLANGPIDIE | ACEH HERALD.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), dijadwalkan Senin (18/7/2022) menggelar rapat sinkronisasi usulan tiga nama calon Penjabat (Pj) Bupati Nageri Breuh Sigupai. Rapat pamungkas yang melibatkan anggota seluruh fraksi tersebut akan melahirkan tiga nama calon Pj Bupati Abdya yang memang ditungu-tunggu 153.967 jiwa penduduk yang mendiami … Read more

FOTO/ZAINUN YUSUF Kantor Bupati Abdya berdiri indah dan megah di lokasi masih asri, yaitu kawasan Kompleks Perkantoran Pemkab setempat di Bukit Hijau, Desa Keude Paya, Blangpidie.

Iklan Baris

Lensa Warga

 

BLANGPIDIE | ACEH HERALD.COM Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya), dijadwalkan Senin (18/7/2022) menggelar rapat sinkronisasi usulan tiga nama calon Penjabat (Pj) Bupati Nageri Breuh Sigupai.

Rapat pamungkas yang melibatkan anggota seluruh fraksi tersebut akan melahirkan tiga nama calon Pj Bupati Abdya yang memang ditungu-tunggu 153.967 jiwa penduduk yang mendiami 152 gampong/desa dalam 23 kemukiman dan 9 kecamatan tersebut.

Keterangan diperoleh AcehHerald.com, rapat sinkronisasi yang digelar Senin, merupakan kesepakatan dewan dari rapat dilaksanakan beberapa hari lalu.

Baca Juga: Kamaruddin Andalah Masuk Calon Walikota Langsa Usulan DPRK

Telah disepakati bahwa dalam rapat sinkronisasi yang segera digelar, masing-masing fraksi mengusulkan satu nama calon sehingga diperoleh dua nama calon. Sebab, di DPRK Abdya hanya ada dua fraksi. Sedangkan satu calon lainnnya hingga menjadi tiga calon, rapat memutuskan memberikan hak kepada Ketua DPRK.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri sudah menyurati DPRK Abdya agar dewan setempat mengusulkan tiga nama calon Pj Bupati ke Kemendagri RI, selambat-lambatnya sampai tanggal 19 Juli 2022. Usulan itu dimaksudkan untuk mengisi kekosongan kepala daerah, karena Bupati Akmal Ibrahim SH dan Wakil Bupati Muslizar MT SP akan mengakhiri masa pengabdiannya pada 14 Agustus 2022 mendatang.

Sekadar informasi, DPRK Abdya hanya dilengkapi dua fraksi. Fraksi Abdya Hebat beranggotakan 8 orang dari tiga parpol, yaitu Partai Demokrat 3 kursi, Partai Nasdem 3 kursi, dan PKB 2 kursi.

Fraksi Abdya Sejahtera, beranggotakan 17 orang dari 8 parpol, yaitu PNA 3 kursi, PA 3 kursi, PAN 3 kursi, Partai Golkar 3 kursi, Partai Gerindra 2 kursi, Partai Hanura 1 kursi, PPP 1 kursi, dan PKS 1 kursi.

Sementara unsur Pimpinan DPRK berjumlah 3 orang, terdiri dari Partai Demokrat (ketua), PNA (wakil ketua I) dan PA (wakil ketua II)

Informasi terkini, dua fraksi dan unsur pimpinan dewan setempat sudah siap mengusulkan masing-masing satu nama calon Pj Bupati Abdya dalam rapat sinkronisasi yang bakal digelar, Senin besok.

Tiga nama calon Pj Bupati Abdya yang diperkirakan segera lahir itu merupakan hasil penilaian akhir dari sejumlah figur ASN/PNS yang sudah masuk pendataan DPRK setempat.

Selama hampir dua pekan terakhir setelah DPRK Abdya menerima surat dari Mendagri RI pada 8 Juli 2022 lalu tentang permintaan usulan tiga nama Pj Bupati, DPRK setempat segera melakukan pendataan sosok ASN/PNS yang memenuhi persyatatan sebagai Pj Bupati.

Konon, banyak pula sosok atau figur pejabat dari luar Abdya yang sangat berminat sebagai Pj, kemudian secara intens melancarkan pendekatan dengan pihak DPRK Abdya.

Baca Juga:  Kebakaran Delapan Rumah di Aspol Dewantara karena Korsleting Listrik

Menurut keterangan lembaga yang terhormat itu telah mendata belasan sosok pejabat struktural sebagai bakal calon Pj Bupati Abdya dengan luas wilayah 1.882,05 Km2, itu.

Putra Daerah

Ketua DPRK Abdya, Nurdianto  yang dihubungi AcehHerald.com, Minggu (17/7/2022) mengaku kalau rapat sinkronisasi usulan tiga nama Pj Bupati Abdya, digelar Senin besok.

“Insya Allah (rapat akan dilaksanakan pada Senin),” kata politisi Partai Demokrat itu ketika ditanya tentang kepastian rapat sinkronisasi dilaksanakan hari, Senin (18/7/2022).

Nurdianto juga membenarkan bahwa dalam rapat tersebut, fraksi-fraksi dan unsur pimpinan dewan mengusulkan masing-masing satu nama calon, sehingga lahir 3 nama calon Pj Bupati Abdya untuk diusulkan ke Kemendagri RI, paling lambat tanggal 19 Juli.

Hanya saja, Nurdianto mengatakan pihaknya tidak bisa menebak atau menerka-nerka nama calon yang bakal diusulkan fraksi-fraksi, termasuk usulan dari unsure pimpinan dewan. Alasannya, belum diusulkan secara resmi dalam rapat.

Nurdianto hanya membuka sedikit informasi yang sedikit mengarah ke sosok tertentu. Ia menyebut bahwa diantara tiga nama calon yang bakal lahir, ada sosok putra daerah yang masih aktif menjabat pada jabatan strategis di Pemkab Abdya.

“Hanya yang dapat kita jelaskan bahwa dari tiga nama termasuk ada nama putra daerah yg masih aktif menjabat jabatan strategis di Pemkap Abdya,” ungkap Nurdianto.

Siapa dia? Pimpinan DPRK Abdya itu tidak mau mendahului.”Tungu saja hasil rapat sinkronisasi, besok,” katanya lagi.

Sementara penelusuran Aceh Herald.com, termasuk sumber dalam DPRK Abdya bahwa dua fraksi unsur pimpinan dewan setempat sudah mendata sejumlah nama Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) yang akan disaring menjadi masing-masing satu calon Pj Bupati Abdya yang diusulkan dalam rapat akhir digelar, Senin (18/7/2022).

Para pejabat ASN/PNS yang masuk catatan fraksi dan pimpinan dewan setempat adalah figur yang sedang menduduki jabatan JPT Pratama dengan eselon IIa dan IIb di jajaran Pemkab Abdya, Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Pusat, sebagaimana salah satu persyaratan.

Di Pemkab Abdya, sosok yang semakin kecang berembus adalah Sekda, H Salman Alfarisi ST. Kemudian muncul Kadis Kelautan dan Perikanan, Chalid Hardani, termasuk Sekretaris DPRK, Amiruddin.

Ada pula sosok dari kabupaten lain, yaitu Darwis, Sekretaris DPRK Aceh Selatan.

Dari Pemerintah Provinsi Aceh ada nama Kadis Syariat Islam Dr EMK Alidar SAg M Hum, Kadis Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Azhari SAg MSi, Kepala Sekretariat MAA Darmansyah, dan Kadis Peternakan Zalsufran ST MSi.

Sementara sodok dari Pemerintah Pusat beredar nama, Kepala PPSDM Depdagri Regional Makasar, TR Fahsul Falah SSos MSi dan Deputi I Rehabilitasi, Rekonstruksi (RR) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Jarwansyah.

Baca Juga:  Teganya Pria Ini Bakar Kakak Kandungnya Hidup-hidup

Sebelumnya juga ada nama Dr Nurdin SSos MSI, Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi (Pusdatin) pada Setjen Kemendagri RI.

Namun, nama Nurdin, putra asli Krueng Batee, Kuala Batee, Abdya, ini menurut keterangan tidak diusul lagi. Karena namanya sudah duluan dipinang DPRK Aceh Jaya, malah informasi terakhir Nurdin sudah ditetap Mendagri dan segera dilantik Pj Gubernur Aceh sebagai Pj Bupati Aceh Jaya.

Melihat perkembangan akhir-akhir ini, pengamat di Abdya menilai tiga nama calon Pj Bupati yang segera diusulkan DPRK Abdya tidak mutlak ditetapkan Mendagri sebagai Pj Bupati.

Soalnya, berdasar Permendagri terbaru bahwa selain DPRK setempat diberikan kewenangan mengusul tiga nama calon Pj, pihak Kemendagri sendiri juga mempersiapkan tiga nama calon Pj Bupati daerah besangkutan.

Enam nama calon yang masuk ke Kemendagri, selanjutnya dinilai sebuah tim khusus yang mengerucut satu nama untuk ditetapkan Mendagri sebagai Pj Bupati dengan masa tugas satu tahun, bisa diperpanjang satu tahun berikutnya.

Artinya, kata pengamat tersebut bisa jadi tiga nama calon yang diusulkan DPRK tidak satupun yang dipilih oleh tim penilai, karena ada enam nama calon yang dinilai secara resmi.

Dalam hal ini, DPRK Abdya disarankan harus mampu membaca ‘keinginan’ Pemerintah Pusat, sebelum mengusulkan tiga nama calon Pj Bupati.

Kalau tidak mau kehilangan muka, tambah sumber tersebut, sebelum mengusulkan tiga nama calon Pj Bupati, DPRK sudah mendapatkan sinyal dari pusat menyangkut sosok figur calon Pj yang sesuai ‘selera’ pemerintah pusat.

Terkait hal ini, tidak aneh kalau ada Pj Bupati yang ditetapkan Mendagri, namanya tidak masuk dalam usulan DPRK. “Ya, itu tadi, Kemendagri juga mempersiapkan tiga nama calon,” katanya.

Dari enam Pj Bupati/Walikota di Aceh yang sudah dilantik dalam dua gelombang oleh Pj Gubernur Aceh, terdapat tiga figur pejabat dari pusat.

Kemudian ada dua pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) setempat dan satu pejabat dari Provinsi Aceh.

Dari fakta ini, figur Sekda Kabupaten yang diusul DPRK setempat berpeluang besar diangkat dan ditetapkan sebagai Pj Bupati, tentu setelah lulus penilaian tim khusus dari Kemendagri.

Lalu, apakah DPRK Abdya sudah mendapat sinyal dari pusat atau belum. Kita lihat saja hasil rapat sinkronisasi usulan tiga nama calon Pj Bupati yang digelar DPRK, Senin besok.(*)

Penulis: Zainun Yusuf (Aceh Barat Daya)

Berita Terkini

Haba Nanggroe