Ditinggal Pemilik, Rumah Ludes Terbakar

JANTHO I ACEH HERALD SATU unit rumah berkonstruksi kayu milik Safiadi (32) di Gampong Ayon, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Kamis (06/01/2022) petang menjelang magrib tadi, ludes dilalap si jago merah. Lokasi yang terhitung jauh serta info yang juga sedikit lambat, membuat petugas BPBD Aceh Besar tiba di lokasi ketika bangunan telah rata dengan tanah dilalap … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Kebakaran di Gampong Ayon, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar.Foto BPBD Abes

JANTHO I ACEH HERALD

SATU unit rumah berkonstruksi kayu milik Safiadi (32) di Gampong Ayon, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Kamis (06/01/2022) petang menjelang magrib tadi, ludes dilalap si jago merah. Lokasi yang terhitung jauh serta info yang juga sedikit lambat, membuat petugas BPBD Aceh Besar tiba di lokasi ketika bangunan telah rata dengan tanah dilalap si jago merah.

Petugas Damkar hanya mampu melakukan pendinginan sekitar setengah jam di lapangan, sebelum kembali ke markas atau pos BPBD di Seulimuem.

Kalak BPBD Aceh Besar, Farhan AP melalui personil Pusdalops, Maswani mengakui insiden amuk api di gampong yang terletak di kaki Gunung Seulawah itu. Gampong Ayon selama ini dikenal sebagai pusat pertanian dan perkebunan rakyat di Seulimuem.

Dikatakan Farhan, petugas menerima info sekira pukul 18.21 WIB menjelang pelaksanaan shalat magrib. Info itu disampaikan oleh Anggota RAPI Aceh Besar Azhari yang datang langsung ke Pos Seulimum.

Begitu menerima informasi petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian dengan berkoordinasi bersama  Pos terdekat untuk melakukan penanganan kebakaran tersebut. Namun setiba di lokasi kejadian, petugas melihat rumah berkontruksi kayu sudah habis terbakar, Kemudian petugas damkar langsung melakukan pendinginan. “Pada saat kejadian  pemilik rumah tidak berada di rumah nya, serta harta benda milik korban tak satu pun berhasil di selamatkan. Keluarga musibah kini telah mengungsi ke rumah tetangga dan tak ada korban jiwa dalam insiden itu,” kata Maswani.

Sejauh ini belum diketahui pasti penyebab petaka amuk api itu, namun berat dugaan karena konslet listrik. Usaha pemadaman dan pendinginan baru selesai pada pukul 18.42 Wib.

BPBD Aceh besar juga sudah berkoordinasi dengan Dinsos Aceh besar untuk penanganan bantuan panik kepada korban yang tertimpa musibah tersebut.

Baca Juga:  Pokjaluh Aceh Besar Bahas Persiapan Pembentukan Pengurus Baru

Berita Terkini

Haba Nanggroe