Dilantik Menjadi Ketua PIM Aceh, Prof Marniati Ingin Angkat Derajat Perempuan Aceh

Menurutnya, perempuan juga harus mandiri dalam ketahanan pangan. Peran perempuan bukan hanya pada segi ekonomi, tapi adanya kesetaraan perempuan dalam politik. Ini juga bagian dari visi dan misi PIM untuk mendorong perempuan maju di ranah politik, sehingga keterwakilan perempuan dapat mengubah kebijakan-kebijakan yang berpihak pada perempuan.
Foto Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perempuan Indonesia Maju (PIM) Aceh, Prof Adjunct, DR. Marniati, MKes mengungkapkan kondisi perempuan di Aceh masih banyak hal yang perlu diperhatikan, utamanya perempuan-perempuan di Aceh kini masih banyak menanggung beban keluarga yang dipikulnya,.

Hal itu disamoaikan Marniati saat memberikan kata sambutan usai dilantik menjadi Ketua DPD PIM Aceh. Menurut Marniati, saat ini pergerakan organisasi wanita di Aceh sudah cukup ramai, baik di organisasi perempuan yang bergerak di bidang ekonomi, pendidikan, sosial, dan entrepreneur. Artinya, jika organisasi-organisasi ini kompak akan menjadi sebuah kekuatan yang besar untuk mengatasi problem perempuan di Aceh”, imbuhnya, Selasa (7/5/2024).

Ia berharap, dengan adanya amanah yang diemban, ke depan akan kita dorong pemberdayakan perempuan agar lebih mandiri serta berdaya saing, tuturnya. “Fokusnya, kita akan membantu program pemerintah yang sedang berjalan untuk pemberdayaan perempuan, ibu, dan anak,” jelasnya.

Menurutnya, perempuan juga harus mandiri dalam ketahanan pangan. Peran perempuan bukan hanya pada segi ekonomi, tapi adanya kesetaraan perempuan dalam politik. Ini juga bagian dari visi dan misi PIM untuk mendorong perempuan maju di ranah politik, sehingga keterwakilan perempuan dapat mengubah kebijakan-kebijakan yang berpihak pada perempuan. “Ini konsentrasi kami, termasuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, UMKM, dan yang paling penting adalah perhatian dan perlindungan terhadap anak-anak,” tegas Marniati.

Baca Juga:  Bupati Serahkan SK P3K Kepada 67 Penyuluh Pertanian Aceh Selatan
Kata Kunci (Tags):
perempuan maju, ketahanan pangan, pemberdayaan peremuan

Berita Terkini

Haba Nanggroe