KOTA JANTHO I ACEHHERALD.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aveh Besar, layak disebut
punya multifungsi penanggulangan kebencanaan dan kedaruratan, layaknya lembaga kebencanaan di luar negeri,
dengan nomor call 911. Betapa tidak, bukan hanya urusan korban tenggelam atau kebakaran, BPBD Aceh Besar
juga tanggap untuk urusan pemusnahan sarang taon, penangkapan ular hingga kompor gas bocor.
Hari ini, Sabtu (07/01/2023) sekira pukul 07.05 WIB pagi, petugas pos Damkar di Kahju dilapori warga terjadi ancaman kebakaran karena kebocoran tabung gas di dapur sebuah warkop di Gampong Monsinget Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.
Lokasi itu tak jauh dari Pos Damkar Kahju. Armada diturunkan segera lengkap dengan mobil Damkar. Sesampai di lokasi itu, petugas hanya perlu selembar handuk basah, dan semuanya jadi tenang dan terkendali lagi, karena api langsung padam. “Alhamdulillah, tak terjadi hal yang gak diinginkan, cukup dengan handuk basah. Bagaimanapun kami harus siaga dan mobil, sebesar apapun potensi bencana yang ada,” kata Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi, kepada acehherald.com.
Dalam musibah itu, dapur warkop milik Zaini Akbar (45) hanya mengalami rusak ringan.
Menurut Ridwan Jamil yang didampingi Personil Pusdalops, Maswani, petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar Pos Kajhu menerima informasi tentang adanya kejadian kebocoran tabung gas 3kg yang mengakibatkan terjadinya percikan api di dapur warung kopi tersebut.
Pemilik warung langsung panik, karena api sempat menyambar dapur tempat memasak air kopi.
Pada saat kejadian salah satu pengunjung warung langsung menuju dan mendatangi Pos Pemadam untuk menyampaikan kabar tersebut dengan harapan segera mendapatkan bantuan agar api tidak membesar.
Setelah menerima informasi petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar Pos Kajhu langsung bergerak ke lokasi kejadian warung kopi tersebut yang mana lokasi warung juga tak terlalu jauh dengan Pos Pemadam.
Setiba petugas di lokasi kejadian petugas langsung melakukan pemadaman dengan cara manual yaitu dengan menggunakan kain handuk basah dan selanjutnya tabung tersebut pun dibawa keluar warung oleh petugas. “Alhamdulillah, penanganan dilakukan oleh petugas hingga pukul 07.45Wib. Setelah kondisi dipastikan benar-benar aman petugas pun kembali ke pos,” demikian Ridwan Jamil yan akrab disapa RJ




















