Dewan Minta Pemerintah Pusat Segera Bangun Venue PON Pakai APBN, Bukan APBA!

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com – Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) M Rizal Fahlevi Kirani meminta Pemerintah Pusat agar segera melakukan pembangunan baru untuk venue Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh tahun 2024. Hal itu dikatakannya kepada Acehherald.com, Kamis (08/06/2023), memanggapi kepastian plaksanaan PON ke-21, setelah Menpora menerima Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, … Read more

M Rizal Pahlevi Kirani.

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com – Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) M Rizal Fahlevi Kirani meminta Pemerintah Pusat agar segera melakukan pembangunan baru untuk venue Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh tahun 2024.

Hal itu dikatakannya kepada Acehherald.com, Kamis (08/06/2023), memanggapi kepastian plaksanaan PON ke-21, setelah Menpora menerima Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, awal pekan ini. Menurutnya, hingga kini DPRA masih berkomitmen untuk menolak Aceh menjadi tuan rumah PON XXI, apabila gedung atau venue hanya berstatus rehab. “Kita DPRA komit bahwa jika venue hanya sebatas rehab, tidak usah saja ada PON di Aceh,” tegasnya, Kamis (8/6/2023).

Fahlevi menjelaskan, kegiatan event PON yang menjadi hajatan olahraga tingkat nasional sudah seharusnya meninggalkan legacy untuk Aceh, serupa dengan provinsi-provinsi lain yang pernah menjadi tuan rumah PON. Hal inilah yang menurutnya patut diperjuangkan agar tidak ada anak tiri dan kandung bagi Aceh. “Provinsi lain semua dibangun, kenapa kita di Aceh tidak?,” terangnya.

Mengingat jadwal yang kian dekat tersebut, pihak DPRA berharap pemerintah pusat secepat mungkin memikirkan untuk melaksanakan pembangunan venue PON di Aceh sebagai tuan rumah. “Jadi bukan rehab ya, tetapi dibangun yang bangun baru harus tetap ada. Paling tidak ada tiga atau lima bahkan lebih daripada itu ada venue yang dibangun menggunakan uang total dari APBN, bukan menggunakan dana APBA. Sebab, APBA tidak ada uang untuk buat PON,” kata Fahlevi Kirani.

Fahlevi juga mengaku pihak legislatif sudah melakukan pembicaraan serius dengan eksekutif terkait nasib Aceh sebagai tuan rumah PON XXI. Pihaknya juga sudah menggelar rapat dengan PB-PON XXI terkait pembangunan venue baru di Aceh. “Dalam waktu dekat kita akan panggil PB PON untuk mempertanyakan sejauh mana follow up hasil pertemuan tersebut,” imbuh Fahlevi.

Baca Juga:  Liga 2 Segera Dihelat, Polda Aceh Cek Risk Assessment Stadion Harapan Bangsa

Diketahui, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Dito Ariotedjo beberapa waktu lalu turut memberi harapan bagi Aceh terkait pembangunan venue PON XXI. Agendanya PON XXI akan dilaksanakan di Aceh dan Sumatera Utara pada 8-30 September 2024 mendatang.

Penulis : Andika Ichsan/Banda Aceh

Berita Terkini

Haba Nanggroe