Dengan Kiat Pro Rakyat, Golkar Abes Bidik 8 Kursi Legislatif 2024

JANTHO I ACEH HERALD GOLKAR Aceh Besar membidik delapan kursi di lembaga legislative periode 2024-2029, dari jumlah kursi periode saat ini yang hanya tiga kursi. “Kami akan komit sebagai partai yang pro rakyat, dan itu adalah harga mati yang tak bisa ditawar sedikitpun. Karena Golkar terlahir dari rahim rakyat dan siap untuk mengabdi kepada rakyat, … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Ketua DPD Golkar Aceh Besar, Muhibuddin SE sedang menyerahkan santunan kepada anak yatim. Foto Nurdinsyam

JANTHO I ACEH HERALD

GOLKAR Aceh Besar membidik delapan kursi di lembaga legislative periode 2024-2029, dari jumlah kursi periode saat ini yang hanya tiga kursi. “Kami akan komit sebagai partai yang pro rakyat, dan itu adalah harga mati yang tak bisa ditawar sedikitpun. Karena Golkar terlahir dari rahim rakyat dan siap untuk mengabdi kepada rakyat, serta sangat tabu untuk mengkhianati rakyat, ” kata Ketua DPD Golkar Aceh Besar, Muhibuddin Ibrahim SE, dalam sambutan singkatnya pada acara syukuran peringatan HUT ke-57 Golkar yang diperingati secara sederhana di Kantor Golkar Aceh Besar, Senin (25/10/2021) petang tadi.

Menurut Muhibuddin yang akrab disapa Ucok Sibreh itu, target tersebut dirasakan realisitis, karena juga dikaitkan dengan penambahan kursi DPRK Aceh Besat pada periode 2024-2029, dengan perkiraan akumulasi penduduk Aceh Besar mencapai 400 ribu orang. “Saat ini Golkat meraih suara total dalam level belasan ribu. Namun di Pileg tahun 2024 mendatang, kami optimis akan meraih suara akumulatif sebanyak 25 ribu suara, hingga cukup untuk formasi 8 atau9 kursi di legislative,” tutur Ucok Sibreh di depan awah media yang ikut hadir dalam acara HUT ke-57 Golkar itu.

Secara terbuka, Ucok Sibreh yang juga Ketua KONI Aceh Besar itu menyatakan jika pihaknya juga membidik kursi pemimpin di Aceh Besar melalui kontestasi Pilkada 2024. Dalam kaitan itu Golkar siap membangun komunikasi politik dengan pihak manapun, sejauh dilakukan dalam koridor yang elegant dan bermartabat.

Sekretaris Golkar Aceh Besar Saifuddin SE menyuapi nasi tumpeng untuk Muhibuddin Ibrahim. Foto Nurdinsyam

Ditanya seputar kesiapan Golkar Aceh Besar menerima kader non partai untuk masuk line up kontestasi politik yang diikuti oleh Golkar, Ucok Sibreh yang juga Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar serta didampingi oleh Saifuddin SE (Sekretaris) dan Usman (Bendahara) secara tegas menyatakan, kemungkinan ke arah itu tetap ada, karena Golkar kini adalah Golkar paradigma baru. Namun yang perlu diingat, siapa pun dia, juga harus mengacu pada AD/ART Partai Golkar.

Baca Juga:  Polres Atim Gelar Operasi Lilin

Pada sisi lain, Muhibuddin menambahkan, sebagai partai terbuka dan menampung kader dari semua tingkatan usia dan status sosial, Golkar tetap mengacu pada pola proporsional dalam memberi kesempatan kader untuk duduk di kursi legislative. Yaitu dengan memberi kesempatan kepada kaum milienials, politisi perempuan dan kader berpengalaman dalam format 30:30:30. “Untuk itu kita akan bangun soliditas internal secara intensive, untuk membangun kesetiaan kader. Karena, bagi Golkar tak a da tempat terhadapkader yang mbalelo atau bahkan khianat kepada partai. Karena pilihan untuk itu adalah lambaian kartumerah alias dipecat dari partai.Termasuk Saya jika melakukan hal serupa,” tegas Ucok Sibreh yang gemar olahraga abventure berupa berburu itu.

Acara peringatan HUT ke-57 Partai Golkar Aceh Besar itu juga diwarnai dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta pemotongan tumpeng yang dilakukan Ketua DPD Golkar Aceh Besar.

Berita Terkini

Haba Nanggroe