
[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]
BANDA ACEH │ ACEH HERALD
KETUA Fraksi Nasdem-PNA Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, mengapresiasi kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh, selama pandemi Coronavirus Desease 2019 (Covid-19). Menurut Daniel, kepedulian PMI menyediakan stok darah dan menjadi relawan Covid-19 sejak Maret 2020 lalu, patut diacungi jempol.
Daniel mengatakan, sejak awal pandemi Covid-19, PMI telah melakukan langkah-langkah cepat. Di antaranya, menjamin ketersediaan stok darah, memitigasi warga tentang protokol kesehatan, dan pembagian alat pelindung diri (APD). Selain itu, relawan PMI juga tak sungkan-sungkan turun langsung menyemprot cairan disinfektan ke pemukinan penduduk.
“Saya melihat ini merupakan sumbangsih konkret PMI. Kepedulian PMI patut diacungi jempol. Saya memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada lembaga itu karena telah memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat dalam menghadapi bahaya virus korona,” kata Ketua Rapi Orkal Meuraxa, Banda Aceh itu Kamis (1/10/2020).
Menurut Daniel, saat ini, PMI Banda Aceh menjadi tumpuan harapan masyarakat terkait kebutuhan darah bagi pasien yang dirawat di rumah sakit. Awal pandemi, sempat muncul kekhawatiran stok darah bakal menjadi persoalan serius karena kegiatan donor mendadak terhenti. Apalagi, pada masa awal pandemi, warga diimbau untuk tinggal di rumah. Akibatnya, aktivitas donor darah tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Akan tetapi, Bendahara Forum Penanggulangan Resiko Bendaca (F-PRB) Kota Banda Aceh ini menilai, berkat kesigapan PMI, kekhawatiran tersebut tidak terjadi. Stok darah mencukupi sehingga dapat memenuhi permintaan dari berbagai rumah sakit, termasuk rumah sakit khusus yang menangani pasien terpapar Covid-19.
“PMI telah mendukung secara maksimal untuk menjaga ketersediaan darah yang sempat merosot di awal pandemi, sementara kebutuhannya tetap tinggi,” ungkap dia.(*)
PENULIS : AZWANI AWI





















