Cetak Gol Tunggal, Herisman Teruskan Trend Positif LS di Laga ke-50

BANDA ACEH I ACEH HERALD TAMPIL tanpa destroyer Dhien Kallon, skuadra diaspora Barat Selatan, Legend Sigupai FC, tetap sukses meneruskan trend positif dalam laga friendly match mereka. Hari ini, Senin (20/12/2021) di Lapangan Sintetis Komplek Stadion Lhoong Raya Banda Aceh. Betapa tidak, mendapat perlawanan alot dari lawannya Dinas Kehutanan FC serta tampil dalam laga yang … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Habibon dan Jal Meukek mencoba membangun serangan dari lapangan tengah. Foto Ist

BANDA ACEH I ACEH HERALD

TAMPIL tanpa destroyer Dhien Kallon, skuadra diaspora Barat Selatan, Legend Sigupai FC, tetap sukses meneruskan trend positif dalam laga friendly match mereka. Hari ini, Senin (20/12/2021) di Lapangan Sintetis Komplek Stadion Lhoong Raya Banda Aceh. Betapa tidak, mendapat perlawanan alot dari lawannya Dinas Kehutanan FC serta tampil dalam laga yang berat di tengah guyuran hujan deras, Legend Sigupai berhasil menekuk lawannya 1-0, lewat gol kala injurytime yang dilesakkan oleh Herisman.

Gol tunggal dari assist Ketua Klub LS Habiburrahman atau akrab disapa Bibon itu, membuat pasukan LS FC sukses melakoni laga persahabatan yang ke-50. Selain itu, kemenangan tersebut memperpanjang daftar tak terkalahkan LS FC selama 15 laga terakhir, dengan rincian 13 kali menang dan hanya 2 kali main imbang. “Ini laga yang terhitung berat, selain faktor hujan juga karena pilar depan kami Dhien Kallon tak dapat tampil akibat dinas luar kota. Selain itu, lawan juga tampil ngotot, toh teman teman tetap mampu memberikan yang terbaik sekaligus meneruskan trend posirif LS FC di rangkaian laganya,” ujar Rizal Kotto, entrenador LS FC.

Tanpa kehadiran main striker Dhien Kallon yang juga presiden klub, membuat Habibon yang biasanya menjadi dirijen lapangan tengah, terpaksa juga berfungsi sebagai pendobrak barisan pertahanan lawan, dengan menjadi supplier untuk duet striker Nasir Alsuprin dan AY Muratta di lini pamungkas. Bibon benar benar tampil spartan dalam dua babak laga ketika menjadi starting line up sejak peluit kick off dilengkingkan.

Stamina kedua tim juga sedikit terkuras, ketika berlaga dalam hujan lebat. Akibatnya sering terjadi permainan fors karena lapangan becek dan arah bola sering berubah. Selain itu, barisan pertahanan Kehutanan FC yang sering terkurung membuat mereka juga tampil keras untuk mengusir si kulit bundar dari kotak 16.

Baca Juga:  Pimpinan DPRA dan Gubernur Aceh ikuti Diklat PAKU Integritas KPK

Pada pertandingan Legend Sigupai yang ke 50 tersebut, Rizal Kotto menurunkan Muhayat dan Fian mengawal pertahanan, trio gelandang Jal Meukek, Bibon, Din Bakongan dan duet Nasir Alsupin dan AY Murata mengisi posisi penyerang.

Jal Meukek yang kali ini tampil sebagai dirijen lapangan tengah sukses memerankan lakonnya. Alhasil peluang demi peluang terus diciptakan juru gedor Legend Sigupai. Namun kokohnya pertahanan tim Dinas Kehutanan Aceh membuat laga babak pertama tetap berakhir tanpa gol atau 0-0.

Jantuh bangun di lapangan yang diguyur hujan deras

Usai turun minum Legend Sigupai dan lawannya melakukan rotasi beberapa pemain, hingga suhu laga tetap terjaga hingga babak ke dua. Duel penguasaan lapangan tengah plus uji ketangguhan lini belakang menjadi sajian tersendiri.

Namun dewi fortuna masih berpihak ke legiun Barsela. Sejenak memenangkan duel lapangan tengah, Bibon yang melesat ke depan memberikan sebuah umpan crossing terukur kepada pemain pengganti Herisman. Tanpa membuang waktu Herisman mampu menyelesaikan umpan manis itu menjadi sebuah gol. Keunggulan yang terjadi kala injury time membuat LS FC kembali meraih angka penuh. “Terimakasih atas perjuangan tanpa lelah dalam kondisi cuaca yang membuat permainan jadi berat. Dan kami terus menuai trend positif sebagai bekal spirit menghadapi laga selanjutnya,” kata Ketua LS FC, Bibon sejenak usai laga.

Dengan kemenangan itu  statistik sementara Legend Sigupai sampai pertandingan ke-50 adalah; menang 30 kali, draw sebanyak 14 Kali dan kalah hanya 6 kali. Sedangkan gol agregat adalah, memasukan 141 gol, kemasukan  80 gol atau selisih plus 61 gol.

Berita Terkini

Haba Nanggroe