Bupati Aiyub Abbas Resmikan Ruang Rawat Pinere RSUD Pidie Jaya

MEUREUDU/ACEHHERALD.com- BUPATI Pidie Jaya, H Aiyub Abbas bersama Wabup, H Said Mulyadi, didampingi Direktur RSUD Pidie Jaya, dr H Fajriman Sp. MSi,Med dan Sekdakab, Ir Jailani Beuramat, Senin (24/8/2020), meresmikan ruang rawat Penyakit Infeksi News-Emerging dan Re-Emerging (PINERE) RSUD. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita disaksikan Ketua MPU dan sejumlah Kepala SKPK. Acara Lounchieng unit penyakit … Read more

BUPATI Pidie Jaya, H aiyub Abbas (tengah) didampingi Wabu, H Said Mulyadi (kanan), melakukan pengguntingan pita peresmian ruang rawat penyakit Infeksi news, Emerging dan RE-emerging pada RSUD setempat, Senin (24/8/2020).ACEHHERALD.com/Abdullah Gani

Iklan Baris

Lensa Warga

BUPATI Pidie Jaya, H aiyub Abbas (tengah) didampingi Wabu, H Said Mulyadi (kanan), melakukan pengguntingan pita peresmian ruang rawat penyakit Infeksi news, Emerging dan RE-emerging pada RSUD setempat, Senin (24/8/2020).ACEHHERALD.com/Abdullah Gani

MEUREUDU/ACEHHERALD.com-

BUPATI Pidie Jaya, H Aiyub Abbas bersama Wabup, H Said Mulyadi, didampingi Direktur RSUD Pidie Jaya, dr H Fajriman Sp. MSi,Med dan Sekdakab, Ir Jailani Beuramat, Senin (24/8/2020), meresmikan ruang rawat Penyakit Infeksi News-Emerging dan Re-Emerging (PINERE) RSUD. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita disaksikan Ketua MPU dan sejumlah Kepala SKPK.

Acara Lounchieng unit penyakit infeksi sesuai standar penanganan pasien Covid-19 yang berlangsung di gedung yang baru rampung dibangun itu juga ikut disaksikan anggota muspida plus anggota Forkopimda, kepala bidang (Kabid) RSU, para dokter dan beberapa staf ruang Covid-19.

Bupati Aiyub Abbas yang akrab disapa Abuwa dalam sambutannya antara lain mengharapkan, kehadiran ruang rawat Pinere yang juga ruang isolasi untuk penanganan pasien  corona itu justru tak ada yang memakainya. Artinya, Pijay harusbebas covid, jika punada Pemkab telah siap dengan fasilitas untuk pengobatan rawat inapnya.

BUPATI Pidie Jaya, H Aiyub Abbas bersama Wabup, H Said Mulyadi berbincang dengann Direktur RSUD setempat, dr H Fajriman saat meninjau ruang Finere, Senin (24/8/2020).ACEHHERALD.com/Abdullah Gani

Artinya, untuk kesiapsiagakan fasilitas itu memang mutlak diperlukan. Karena siapa tahu jika sewaktu-waktu ada warga yang tertular  Covid. Untuk menghindari penyakit dimaksud, H Aiyub Abbas, meminta masyarakat supaya tetap berusaha menerapkan p Protokol kesehatan, seperti cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak. “Dan, yang paling utama lagi adalah berdoa atau berzikir memohon pada Allah SWT agar dijauhkan dari musibah ini. Karena kedua hal itu adalah senjata ampuh umat Islm,” ujar Abuwa.

Sedangkan Direktur RSUD Pijay, dr H Fajriman, dalam laporannya menyebutkan, dengan adanya Ruang  Finere di RS yang dipimpinnya, menjadi tempat isolasi bagi pasien reaktif Covid-19 yang diawali dari gejala seperti batuk, sesak nafas serta demam. Termasuk juga bagi pasien yang sudah positif berdasarkan hasil tes swab. Ruang Finere yang baru saja rampung dibangun itu memiiliki 14 buah kamar.

Baca Juga:  Petani Pijay Kembangkan 1000 Hektar Tanaman Jagung

Semua ruangan dilengkapi dengan fasilitas medis yang memadai sesuai protokol kesehatan. Ini dilakukan adalah sebagai tindak lanjut arahan Plt Gubernur Aceh. Ruang Finere harus disiapkan di RSUD kabupaten/kota sesuai standar katagori ringan dan sedang. Ditambahkan juga, Gubernur memberi batas bahwa selambat-lambatnya akhir Agustus tahun ini Ruang Finere harus tersedia. “Alhamdulillah, kita Pidie Jaya sudah tersedia dan ini hari kita Lounching atau peresmian fasilitas dimaksud,” papar Fajriman.

Wartawan :Abdullah Gani/Pidie Jaya

Berita Terkini

Haba Nanggroe