BPSPL Padang dan TDC Akan Tanam 7000 Mangrove di Aceh Selatan

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″] TAPAKTUAN | ACEH HERALD BALAI Pengelolaan Sumber daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Sumatera Barat, dan Tapaktuan Diving Club (TDC) Aceh Selatan akan tanam 7.000 bibit mangrove di Aceh Selatan. “Penanaman 7000 bibit mangrove dijadwalkan dalam minggu depan dipusatkan di kawasan muara sungai Gampong Pasie Kuala Asahan, Kecamatan Kluet Utara,” kata … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Ketua TDC Aceh Selatan, Mayfendri sedang melihat bibit mangrove di kawasan muara sungai Gampong Pasie Kuala Asahan, Kecamatan Kluet Utara, Jumat (30/10/2020) (Dok. Foto Aceh Herald / Zulfan)

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

TAPAKTUAN | ACEH HERALD

BALAI Pengelolaan Sumber daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang, Sumatera Barat, dan Tapaktuan Diving Club (TDC) Aceh Selatan akan tanam 7.000 bibit mangrove di Aceh Selatan.

“Penanaman 7000 bibit mangrove dijadwalkan dalam minggu depan dipusatkan di kawasan muara sungai Gampong Pasie Kuala Asahan, Kecamatan Kluet Utara,” kata Ketua TDC Aceh Selatan, Mayfendri SE kepada wartawan di Tapaktuan, Jumat ( 30/10/2020).

Namun, lanjutnya, kepastian jadwal penanaman 7000 bibit mangrove di Pasie Kuala Asahan, pada pekan depan, terlebih dahulu menunggu tim BPSPL Padang turun ke Aceh Selatan.”Kita tunggu dulu Tim BPSPL Padang turun ke Aceh Selatan, baru nanti kita jadwalkan waktu penanaman bibit mangrove di kawasan muara sungai Gampong Pasie Kuala Asahan tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, sistem pekerjaan penanaman bibit mangrove dengan cara padat karya dengan melibatkan masyarakat setempat. Hal ini bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. “Dipusatkannya penanaman 7000 bibit mangrove di muara sungai Pasie Kuala Asahan, karena lokasi tersebut telah lolos verifikasi oleh Tim BPSPL Padang,” ucapnya.

Disebutkan, tujuan penanaman bibit mangrove di Aceh Selatan adalah untuk menjaga ekosistem alam sekaligus untuk bekembang biaknya hewan yang ada di muara sungai.

“Inilah program pelestarian lingkungan yang bisa kita berikan untuk Aceh Selatan Hebat, kendati sebelumnya sebagian pihak meragukan program ini terwujud. Namun, Alhamdulillah, dengan pikiran dan tenaga, program ini betul – betul terlaksana,” pungkasnya.(*)

 

PENULIS     :     ZULFAN

Baca Juga:  Baitul Mal Aceh Selatan Berikan Edukasi tentang Pengelolaan Zakat

Berita Terkini

Haba Nanggroe