BPS Aceh: Cabai Merah, Migor, Daging Ayam Ras dan Angkutan Udara Menjadi Penyumbang Deflasi di Aceh

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com — Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Titiek Zurriyati menyebut komoditas yang memberikan andil deflasi di Aceh pada bulan Mei 2023 adalah cabai merah, minyak goreng, daging ayam ras, ikan dencis, bawang merah, cumi-cumi, semangka, besi beton, parfum dan angkutan udara, ungkapnya dalam laporan rilis yang digelar di Aula … Read more

Foto bersama awak media dengan pimpinan BPS Aceh. Foto Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH | ACEHHERALD.com — Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Titiek Zurriyati menyebut komoditas yang memberikan andil deflasi di Aceh pada bulan Mei 2023 adalah cabai merah, minyak goreng, daging ayam ras, ikan dencis, bawang merah, cumi-cumi, semangka, besi beton, parfum dan angkutan udara, ungkapnya dalam laporan rilis yang digelar di Aula Teuku Umar Gedung BPS Aceh.

Selain itu, penyumbang deflasi lainnya juga pada komoditas cabai merah, dan udang basah masing-masing sebesar 0,08 persen. Ikan kembung dan semangka masing-masing sebesar 0,03 persen. Ikan tuna sebesar 0,02 persen. Kentang, cabai hijau, udang asin, minyak goreng, dan cumi-cumi masing-masing sebesar 0,01 persen, tuturnya.

Sementara itu, inflasi tertinggi di Aceh terjadi di 3 (tiga) Kota di Aceh, diantaranya Kota Meulaboh sebesar 3,56 persen, Kota Banda Aceh sebesar 3,41 persen, dan Kota Lhokseumawe sebesar 3,08 persen.

Pihaknya juga melaporkan, angka nilai tukar petani (NTP) perbulan Mei 2023 diperoleh dari perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani. Ini merupakan salah satu indikator untuk melihat sejauh mana tingkat pertumbuhan kemampuan dan daya beli petani.

Nilai Tukar Petani juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi Nilai Tukar Petani, maka semakin kuat pula tingkat daya beli petani.

Pihaknya telah memantauan harga-harga di pedesaan di beberapa daerah pada Mei 2023, diketahui NTP Aceh sebesar 112,27 atau mengalami penurunan sebesar 1,28 persen dibandingkan April 2023 lalu, jelasnya.

Titie melanjutkan, Penurunan Nilai Tukar Petani ini terjadi pada subsektor tanaman pangan, hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, dan perikanan. Hanya pada subsektor peternakan yang mengalami kenaikan NTP.

Baca Juga:  Liga 3 PSSI ACEH, PSSB Tekuk PSKBS Sekaligus Puncaki Klasemen

Beberapa komoditas lain yang memiliki andil dominan terhadap inflasi m-to-m, adalah ikan tongkol/ikan ambu-ambu sebesar 0,13 persen, daging ayam ras sebesar 0,07 persen, jeruk sebesar 0,06 persen, ikan dencis sebesar 0,05 persen, rokok kretek filter sebesar 0,04 persen, telur ayam ras sebesar 0,03 persen, bawang merah, bawang putih, kangkung, dan pepaya masing-masing sebesar 0,02 persen, demikian terang Titiek Zurriyati.

Penulis : Andika Ichsan/Banda Aceh

Berita Terkini

Haba Nanggroe