BPBD Abes Segera Buka Pos Damkar di Lamteuba

JANTHO I ACEH HERALD Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar (Abes) segera membuka Pos Damkar di Lamteuba Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar. “Kalau tak ada aral melintang, tahun 2023 nanti, kita realisasikan Pos itu, sebagai upaya penanganan cepat jika terjadi kebakaran di Lamteuba dan sekitarnya,” ujar Ridwan Jamil SSos, Kalaksa BPBD Aceh Besar kepada Acehherald.com, … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Ridwan Jamil SSos

JANTHO I ACEH HERALD

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar (Abes) segera membuka Pos Damkar di Lamteuba Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar. “Kalau tak ada aral melintang, tahun 2023 nanti, kita realisasikan Pos itu, sebagai upaya penanganan cepat jika terjadi kebakaran di Lamteuba dan sekitarnya,” ujar Ridwan Jamil SSos, Kalaksa BPBD Aceh Besar kepada Acehherald.com, Rabu (26/01/2022) siang tadi.

Menurut pria yang akrab disapa RJ itu, keberadaan Pos Damkar di Lamteuba terasa sangat penting, karena jarak tempuh dari pusat kecamatan di Seulimuem mencapai 18 kilometer, dengan medan jalan yang bergunung. Akibatnya jika terjadi musibah kebakaran di Lamteuba dan sekitarnya, sulit dijangkau, baik dari Seulimuem, Krueng Raya atau Saree.

Kawasan Lamteuba itu terdiri beberapa desa yang selama ini masuk dalam satu kemukiman atau tepatnya delapan gampong. Antara lain  Lamteuba Droe, Gampong Pulo, dan Lampante. Selain itu juga ada Kemukiman Lampanah Leungah, serta Gampong Beureunuet yang arah Krueng Raya. “Butuh waktu dan tenaga ekstra untuk menggerakkan atau menggeser armada jika terjadi bencana kebakaran di kawasan tersebut. Karenanya Pemkab Aceh Besar akan membangun Pos Damkar di Lamteuba,” tutur RJ.

Pada sisi lain RJ menambahkan, saat ini Pos Damkar di Aceh Besar terdapat antara lain di Saree, Seulimuem, Pos Induk Sibreh, Peukan Bada, Baitussalam dan Lhoong.

Untuk saat ini selain Lamteuba dan sekitarnya, ada beberapa spot lain di Aceh Besar yang butuh keberadaan Pos Damkar, yaitu Kecamatan Pulo Aceh, masing masing di Pulo Nasi dan Pulo Breuh. Kedua pulau itu terdapat sedikitnya sebanyak 17 gampong. “Kami juga berencana untuk menghadirkan Pos Damkar di Pulo Nasi dan Pulo Breuh yang masing masing pulau itu terdiri atas beberapa gampong. Jika ada musibah kebakaran di kawasan itu bisa ditangani secepatnya. Selama ini kita tak bisa menjangkau jika terjadi kebakaran di kawasan itu,” pungkas Ridwan Jamil yang sebelum ini juga pernah menjabat Kalaksa BPBD Aceh Besar.

Baca Juga:  Pemerintah Siapkan Anggaran Belanja Iklan Media untuk KPC-PEN

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe