TAPAKTUAN|ACEHHERALD — Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan S.I.K., S.H., M.H menggelar tatap muka dengan sejumlah insan pers Aceh Selatan, di Tapaktuan, Jumat (21/10/2022).
Di hadapan awak media, Roy Hardi Siahaan meminta partisipasi awak media dalam menyukseskan program BNN RI memberantas narkoba di Indonesia, khususnya Aceh Selatan.
Menurut perwira tinggi polisi ini, pemberantasan narkotika adalah tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat di Indonesia. Karenanya perlu dilakukan penyamaan persepsi agar peredaran dan mata rantai penyelundupan dan peredaran narkoba dapat diputuskan, demi masa depan generasi bangsa. “Selama ini, awak media telah banyak berkontribusi untuk mensosialisasikan bahaya narkoba, untuk itu kami berharap agar upaya ini terus ditingkatkan untuk mengedukasi masyarakat kita agar menjauhi narkoba,”ucapnya.
Direktur Narkotika ini juga mengatakan, selama di Aceh Selatan pihaknya telah bersilaturahmi dengan Bupati Aceh Selatan sehingga didapatkan informasi tentang keinginan pemerintah Aceh Selatan untuk menyediakan tempat rehabilitasi bagi pecandu narkoba. “Langkah ini perlu kita dukung bersama agar benar-benar terealisasi, sehingga kita dapat memutuskan pengaruh narkoba pada mereka yang sudah menjadi pecandu,” imbuhnya.
Menurutnya pemberantasan peredaran narkoba harus dilakukan dengan komprehensif dan terintegrasi, semua pihak harus aktif baik itu edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba selain penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba. “Kita terus tingkatkan upaya-upaya, dan tindakan tegas kepada pelaku penyalahgunaan narkoba di Indonesia,” tutupnya.
Penulis: Zulfan/Aceh Selatan



















