Bisnis Batu Akik si Tengah Pandemi, Untungkah?

Vitun sedang menggelar lapak batu akik di meja sebuah warung di Lhokseumawe. Foto Yuswardi Mustafa  LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD.com Bisnis batu akik yang beberapa waktu lalu mulai lesu kini mulai bangkit kembali. Momentum pandemi Covid-19 menjadi awal dari memulai usaha batu cincin tersebut. Pemilik usaha batu akik, Vitun adalah tipikal laki-laki yang tidak menyerah. Ia membawa … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Vitun sedang menggelar lapak batu akik di meja sebuah warung di Lhokseumawe. Foto Yuswardi Mustafa 

LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD.com

Bisnis batu akik yang beberapa waktu lalu mulai lesu kini mulai bangkit kembali.

Momentum pandemi Covid-19 menjadi awal dari memulai usaha batu cincin tersebut.
Pemilik usaha batu akik, Vitun adalah tipikal laki-laki yang tidak menyerah.

Ia membawa kotak cincin yang berisikan batu akik untuk dijual. Kebetulan pada saat berita ini ditulis Vitun berjualan di D Royal Coffe, Banda Sakti, Lhokseumawe.
Pria yang sehari-hari bekerja di Sekretariat DPRK Lhokseumawe ini patut dicontoh.

Ia tidak malu dan terus berusaha mencari rezeki yang halal.
Kepada Acehherald.com, Minggu (7/6/2020), Vitun mengatakan, jumlah cincin yang dijual
sangat bervariasi.

Begitupun harganya berkisar mulai dari Rp 300.000 hingga Rp 3 Juta.

Penulis : Yuswardi/Lhokseumawe, Aceh Utara

Baca Juga:  Mantan Dirut Trans Jakarta, Donny Saragih Ditangkap Jaksa

Berita Terkini

Haba Nanggroe