Besok, Pemerintah Aceh Operasi Pasar Beras di Tiga Kabupaten

“Kita akan awasi dan evaluasi kondisi stok di lapangan, jika memang kurang peminat maka droping juga dikurangi. Operasi Pasar beras itu akan berlangsung selama dua bulan,” kata Muhammad Tanwier.
Muhammad Tanwier

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Menyikapi naiknya harga beras secara drastis sedikitnya di tiga kabupaten di Aceh, yaitu Aceh Tengah, Aceh Barat dan Aceh Tamiang, Pemerintah Aceh, Senin (25/03/2024) besok, mulai menjadwalkan Operasi Pasar beras premium di tiga wilayah di atas. “Kita telah menuntaskan izin dari atasan, dan kini tinggal realisasi operasi di lapangan,” kata Kadis Perindag Aceh, Ir H Muhammad Tanwier MT, Minggu (24/03/2024) malam.

Menurut Tanwier, untuk Operasi Pasar di tiga kabupaten itu, Pemerintah Aceh menyiapkan 45 tom beras untuk setiap lokasi. Namun droping ke titik Operasi Pasar beras dilakukan secara bertahap setiap hari Senin dengan jumlah rata rata lima ton. “Kita akan awasi dan evaluasi kondisi stok di lapangan, jika memang kurang peminat maka droping juga dikurangi. Operasi Pasar beras itu akan berlangsung selama dua bulan,” kata Muhammad Tanwier yang akrab disapa Baong itu.

Lebih jauh dirincikan, Pemerintah Aceh melalui Disperindag Aceh menjalin kerjasama dengan Disperindag Kabupaten/kota dalam penentuan titik operasi pasar beras tersebut. Pihak kabupaten/kota yang mensosialisasikan titik titik lokasi operasi pasar, hingga masyarakat mengetahui lokasi dan mengaksesnya.

Pada sisi lain ditambahkan, dalam Oprasi Pasar yang menggandeng Bulog sebagai mitra itu, Pemerintah Aceh mensubsidi beras premium itu Rp 4000 setiap kilogramnya. Masyarakat bisa langsung membeli beras bersubsidi itu pada lokasi yang telah ditentukan dan diumumkan oleh pihak kabu[atenkota lokasi operasi pasar. “Kita meletakkan barang di toko toko pengecer beras sesuai dengan lokasi yang ditetapkan pihak kabupaten/kota, dan mereka akan melepaskan beras dengan harga subsidi. Dengan kata lain, yang disubsidi hanya beras premium, untuk mengantisipasi lonjakan harga beras,” tutur Muhammad Tanwier seraya menambahkan, untuk operasi pasar komoditi lain, berkemungkinan dilakukan oleh SKPA lainnya.

Baca Juga:  Di Depan Para Dubes dan Duta CMI, Mualem Sambil Terisak: Kami Ikhlas Dengan Semua Ini

“Intinya kita ingin agar harga beras itu akan terkendali, hingga masyarakat tak dirugikan. Karena itu kita lakukan Operasi Pasar beras sebagai upaya untuk menekan laju inflasi dan memperkuat ketahanan pangan,” kata Baong.

Kata Kunci (Tags):
operasi pasar beras, muhammad tanwier, kadis perindag aceh, pemerintah aceh, kendalikan inflasi

Berita Terkini

Haba Nanggroe