BANDA ACEH | ACEHHERALD.Com – Bincang Bareng Media (BBM) Bulan April 2026, agak lain dari biasanya. Kali ini Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Aceh, Agus Chusaini menginisiasi kegiatan bulanan bincang dengan awak media, agak santai. Jadi lah, Jum’at (17/4/26) pagi, BBM diawali dengan stretching atau peregangan yang kemudian dilanjutkan jalan santai.
“Biasanya kita bikin kegiatan BBM nya tu serius. Namun, kali ini kita buat santai dengan jalan kaki yang berjarak sekitar 2,5 kilometer atau 3,5 Km dan memakan waktu 30 – 45 menit,” kata Direktur BI Aceh, saat BBM Bulan April, di salah satu warkop yang ada di kawasan Keudah, Kota Banda Aceh, Jum’at pagi.
Setelah peregangan otot, petinggi dan jajaran Bank Indonesia Aceh bersama awak media jalan kaki dari depan Gedung BI Aceh menuju Halte Mesjid Raya Baiturrahman, lalu ke Jalan Tgk. H. Mohd. Daud Beureueh Simpang Lima – Peunayong melalui Jalan Sri Ratu Safiatuddin, dan ke warkop di depan eks Penjara Keudah yang kemudian bincang atau diskusi ringan BBM.
Informasi Road To Fesyar
Saat Bincang Bareng Media, KPwBI Aceh menyampaikan bakal digelarnya Road to FESyar (Festival Ekonomi Syariah) 2026, dilaksanakan Hari Sabtu (25/4/2026) hingga Selasa (28/4/2026) di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala (USK).
Sedangkan untuk di Pulau Sumatera, bakal dipusatkan kegiatan FESyar di Provinsi Sumatera Selatan, Palembang. Sedangkan provinsi lainnya di Sumatera juga menggelar kegiatan yang sama. Namun, Jakarta atau Kota Surabaya nantinya bakal dipilih sebagai tuan rumah menggelar FESyar BI pusat.
Agus Chusaini mengatakan Festival Ekonomi Syariah digelar dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi di Provinsi Aceh, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menyelenggarakan Road to Fesyar 2026.
FESyar diisi beragam kegiatan insightful dan menyenangkan
Road to FESyar 2026 merupakan momentum strategis untuk mengakselerasi penguatan ekonomi dan keuangan syariah di Aceh sebagai salah satu hub halal di wilayah Sumatera, melalui sinergi lintas sektor dan akselerasi transformasi digital. Kegiatan ini juga merupakan bagian dukungan terhadap Indonesia Economic Sharia Festival (ISEF) 2026.
Road to FESyar 2026 mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital.
Dalam mewujudkan tema tersebut, Road to FESyar 2026 bekerja sama dengan berbagai stakeholders strategis, seperti: Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Bappenas, Dinas Dayah Pendidikan Aceh, Dinas Peternakan Aceh, Bank Syariah Indonesia, Bank Aceh Syariah, ISEI Aceh, pondok pesantren, dan UMKM binaan Bank Indonesia.
Adapun rangkaian kegiatan Road to FESyar 2026 terdiri dari tiga program, yaitu Sharia Forum, Sharia Recovery, dan Sharia Competition.
Rincian Kegiatan Road to FESyar 2026
Pertama, Sharia Forum merupakan rangkaian kegiatan yang berfungsi sebagai wadah intelektual dan peningkatan literasi ekonomi syariah bagi para pelaku UMKM dan masyarakat umum.
Melalui berbagai seminar dan talkshow, seperti:
• Talkshow Kemandirian Ekonomi Pesantren, Literasi Keuangan Syariah,
• Bedah Buku, dan
• Aceh Economic Forum,
• Peserta diberikan wawasan mendalam mengenai pemahaman ekonomi syariah dan outlook pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh.
Selain diskusi teori, Sharia Forum juga terdiri dari workshop yang sangat krusial bagi ekosistem halal, seperti:
• Bimbingan teknis pendaftaran sertifikat halal,
• Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha), dan
• Kelas UMKM Citra Nusa untuk mendorong mindset kewirausahaan dan inovasi bisnis pelaku UMKM Fesyen Bank Indonesia.
Kedua, Sharia Recovery adalah langkah nyata Bank Indonesia Provinsi Aceh dalam memulihkan ekonomi dan memperkuat fondasi ekonomi syariah di masyarakat pasca bencana.
Kegiatan tersebut mencakup kegiatan:
Penetapan program strategis Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) yang akan dilakukan di lingkungan universitas, dan Kegiatan sosial Wakafein yang memadukan kopi Aceh dengan konsep donasi wakaf untuk pemberdayaan ekonomi
Ketiga, Sharia Competition bertujuan untuk menampilkan talenta terbaik dan mengapresiasi kreativitas serta keahlian warga Aceh dalam bidang ekonomi syariah.
Kompetisi yang diadakan mencakup aspek akademik seperti:
• Cerdas Cermat Ekonomi Syariah sebagai Road to Olimpiade Ekonomi Syariah (OESN),
• Berbagai kompetesi dakwah dan seni bertemakan ekonomi syariah seperti lomba Nasyid, Da’i Cilik, Dakwah Ekonomi Syariah, lomba konten digital, dan lomba mewarnai.
Harapan Road to FESyar 2026
Melalui kegiatan Road to FESyar 2026, Bank Indonesia berharap dapat berkontribusi secara nyata dalam membangun ekonomi Aceh sesuai dengan nilai-nilai syariah dan mendukung perkembangan ekonomi syariah dan ekosistem halal di Aceh maupun nasional, seperti:
• Meningkatnya literasi dan inklusi ekonomi syariah di masyarakat
• Penguatan kapasitas dan daya saing UMKM halal
• Perluasan akses pasar produk halal Aceh
• Terbentuknya ekosistem halal yang terintegrasi dan berkelanjutan.



















