
LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD.com – Musibah datang begitu saja dan meninggalkan duka mendalam. Kejadian pada Kamis (9/7/2020) dinihari di Pasar Impres, Desa Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, menyebabkan ratusan pedagang kehilangan tempat berjualan dan mengalami kerugian total hingga miliaran rupiah. Taka da korban jiwa dalam musibah amuk dahsyat yang menghanguskan rausan kios hingga nyaris meludeskan seluruh kawasan pasar Inpres itu.
Kebakaran yang melanda pasar tersebut terjadi pada Kamis dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Api baru bisa dipadamkan beberapa jam kemudian, setelah petugas damkar yang iku dibanu TNI/POlri, masyarakat dan relawan komunikasi berjibaku memadamkan api selama tiga jam lebih.
Laporan dari pihak kepolisian Lhokseumawe sebagaimana disampaikan oleh Kabag Humas Salman Alfarasi, mencatat sekitar 200 unit lapak pedagang terbakar.

Kronologis kejadian, sumber asap dilihat oleh seorang pedagang pasar atas nama Nurhalimah ( 51). Ia melihat asap dari sebuah kios pedagang bawang, kemudian perempuan itu meminta tolong kepada warga sekitar agar menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sesaat kemudian mobil pemadam kebakaran meluncur ke lokasi.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, sementara api diduga dari arus pendek listrik, ujar Salman.
Lapak tempat berjualan di lokasi itu berupa bangunan kayu. Lokasinya sangat rapat dan merupakan pasar yang paling banyak dikunjungi oleh warga. Saat ini kondisi transaksi di pasar itu telah lumpuh, tampak pedgang mengumpulkan sisa sisa puing kebakaran dari lapak mereka. Sementara pihak polisi dan prajurit TNI bersiaga mengamankan lokasi.
Penulis : Yuswardi/Lhokseumawe, Aceh Utara




















