Balai Litbangkes Deteksi Varian Baru Virus Corona di Aceh

BANDA ACEH I ACEH HERALD BALAI Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balai Litbangkes) Aceh telah mengirim 49 spesimen Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ke Badan Litbangkes, Kemenkes RI, Jakarta, untuk deteksi varian baru virus corona di Aceh. Sementara itu, kasus Covid-19 bertambah 94 orang, pasien sembuh 259 orang, dan lima orang meninggal dunia di Aceh. “Spesimen yang … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

lustrasi

BANDA ACEH I ACEH HERALD

BALAI Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balai Litbangkes) Aceh telah mengirim 49 spesimen Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ke Badan Litbangkes, Kemenkes RI, Jakarta, untuk deteksi varian baru virus corona di Aceh. Sementara itu, kasus Covid-19 bertambah 94 orang, pasien sembuh 259 orang, dan lima orang meninggal dunia di Aceh. “Spesimen yang dikirim merupakan sampel swab terkonfirmasi Covid-19 di Aceh untuk pemeriksaan dengan metode whole genom sequencing, atau WGS,” tutur Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, Jumat (2/7/2021).

Mengutip keterangan Kepala Balai Litbangkes Aceh, Dr Fahmi Ichwansyah, S.Kp, MPH, Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, pemeriksaan spesimen dengan metode WGS untuk mengetahui mutasi virus SARS=CoV-2, atau virus corona penyebab Covid-19.

Pemeriksaan spesimen dengan metode WGS sebagai surveilans, bukan pemeriksaan rutin. Spesimen yang diperiksa adalah sampel swab terpilih dari sejumlah sampel yang terkonfirmasi positif Covid-19, berdasarkan hasil pemeriksaan dengan metode real time polimerase chain reaction (RT-PCR) di Laboratorium Balai Litbangkes Aceh.

Saifullah Abdulgani

Pengiriman spesimen positif Covid-19 sebagai surveilans Genom Virus SARS-CoV-2 tersebut disertai formulir penyelidikan epidemiologi, dan dituju langsung kepada Kepala Pusat Litbangkes Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Badan Litbangkes, Kementerian Kesehatan RI di Jakarta. “Pak Fahmi belum bisa memastikan kapan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim pada 9 Juni 2021 itu dapat diterima pihaknya, di Balai Litbangkes Aceh. Pengalaman pada pengiriman sebelumnya, hasil pemeriksaan diperoleh sekitar dua bulan. Bukan pemeriksaannya yang lama, melainkan spesimen yang harus diperiksa sangat banyak di sana,” jelas SAG.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, di Aceh belum terdeteksi adanya virus corona varian baru. Hasil pemeriksaan 23 spesimen swab positif Covid-19 yang dikirim Balai Litbangkes Aceh ke Badan Litbangkes, Kemenkes RI, di Jakarta, pada pertengahan Maret 2021, semuanya negatif virus varian baru, baik varian Alfa, Beta, maupun varian Delta. “Kita harapkan hasil pemeriksaan kali ini segera diterima Balai Litbangkes Aceh, dan dengan harapan lagi-lagi negatif virus varian baru di Aceh,” kata SAG.

Baca Juga:  Laki-laki Terbanyak Terjaring Operasi Yustisi Protokol Kesehatan

Sementara menunggu hasil pemeriksaan spesimen di Badan Litbangkes Jakarta, tambahnya, mari disiplin protokol kesehatan. Masyarakat yang sudah ditetapkan sebagai sasaran vaksinasi Covid-19 segera melakukan vaksinasi. Protokol kesehatan dan vaksinasi masih satu-satunya cara mencegah penularan virus corona dan menghindari Covid-19, kata SAG lagi.

Lebih lanjut SAG melaporkan kasus akumulatif Covid-19 di Aceh, per 2 Juli 2021, telah mencapai 19.427 orang. Para penyintas Covid-19, (penderita yang sembuh) sebanyak  14.937 orang. Pasien yang sedang dirawat 3.675 orang, dan kasus meninggal dunia secara akumulatif sudah mencapai 815 orang.

Data pandemi Covid-19 di atas sudah termasuk kasus positif baru harian yang dilaporkan bertambah hari ini sebanyak 94 orang, pasien yang sembuh 259 orang, dan penderita meninggal dunia bertambah lima orang.

Berita Terkini

Haba Nanggroe