Bak Adegan Film: Mobil Innova Bertabrakan di Ie Lhop Abdya, Satu IRT Tewas di Tempat, Empat Unit Sepmor Rusak Berat

BLANGPIDIE| ACEH HERALD – MINIBUS jenis Toyota Innova bertabrakan dengan sepeda motor (sepmor) jenis Honda Vario di lintasan Jalan Nosional (Jalan Raya) kawasan Desa/Gampong Ie Lhop, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (13/11/2022). Peristiwa kecelakaan terjadi sekira pukul 12.15 WIB hanya berjarak sekitar 100 meter dari Puskesmas Tangan-Tangan pada lintasan lurus, Jalan Nasional … Read more

FOTO/ZAINUN YUSUF Satu korban meninggal dunia dalam peristiwa tabrakan minibus Innova dengan Sepmor di lantasan Jalan Nasional kawasan Dusun Harapan, Gampong Ie Lhop, Kecamatan Tangan-Tangan, Minggu (13/11/2022) siang. Selain minibus Innova, empat unit sepmor rusak berat dalam peristiwa tersebut.

Iklan Baris

Lensa Warga

BLANGPIDIE| ACEH HERALD – MINIBUS jenis Toyota Innova bertabrakan dengan sepeda motor (sepmor) jenis Honda Vario di lintasan Jalan Nosional (Jalan Raya) kawasan Desa/Gampong Ie Lhop, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Minggu (13/11/2022).

Peristiwa kecelakaan terjadi sekira pukul 12.15 WIB hanya berjarak sekitar 100 meter dari Puskesmas Tangan-Tangan pada lintasan lurus, Jalan Nasional di Dusun Harapan, Gampong Ie Lhop atau daerah perbatasan Kecamatan Tangan-Tangan dengan Kecamatan Setia

Peristiwa kecelakaan  dalam suasana hujan mengguyur itu mengakibatkan satu korban meninggal dunia yaitu pengendara sepmor jenis Honda Vario Nomor Polisi BL 5155 CE. Korban meninggal,  Nurijah (45), Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Dusun Setia Budi, Gampong Ujong Tanoh, Kecamatan Setia.

Warga sekitar lokasi kejadian kepada Aceh Herald menjelaskan, minibus Innova (diduga mobil rental) warna silver nomol polisi BK 1640 GT melaju kencang dari arah Blangpidie menuju Manggeng/Lembah Sabil. Dari arah berlawanan meluncur sepmor jenis Honda Vario warga hitam BL 5155 CE yang dikendarai korban, Nurijah.

Entah bagaimana, dua kendaraan dari arah berlawanan itu bertabrakan di lokasi jalan yang lurus dan kanan kiri areal sawah tersebut. “Tabrakan menimbulkan suara cukup keras. Seorang ibu, pengendara sepmor terpental dan  jatuh ke dalam saluran irigasi di sisi jalan, korban meninggal dunia di tempat,” kata Mulia (74), warga sekitar kepada Aceh Herald.

Sepmor yang dikendarai korban rusak sangat berat, sampai bodi kendaraan patah berlipat akibat tabrakan sangat keras. Menurut keterangan, korban meninggal dalam perjalanan pulang setelah berbelanja mengendarai sepmor menuju rumah kediaman di Dusun Setia Budi, Gampong Ie Lhop, Kecamatan Setia.

Mulia yang membuka warung kopi kecil-kecilan berjarak sekitar 50 meter dari lokasi tabrakan menggambarkan  bahwa peristiwa kecelakaan maut itu terjadi bak adegan sebuah film saja. Betapa tidak, setelah bertabrakan, minibus Innova tidak berhenti, melainkan terus melaju secara tidak terkendali.

Baca Juga:  UAS Akhirnya Blak-blakan: Tolong Jaga Harga Diri Saya Ini

Minibus Innova tersebut belakangan diketahui disopiri Budiman (40), warga Gampong Meurandeh, Kecamatan Lembah Sabil, Abdya, terus tancap gas, meskipun bemper depan dalam keadaan hancur. Sejumlah kepingan bember yang terlepas tampak bertaburan di TKP (tempat kejadian perkara), termasuk kaca spion dan kaca lampu depan.

Dikatakan bak adegan film, karena minibus Innova yang tancap gas meninggalkan lokasi, sempat keluar dari aspal sebelah kanan. Lalu,  menghantam keras tiga unit sepmor yang sedang parkir di atas berem jalan sebelah kanan atau di depan warung kopi milik Mulia, jarak sekitar 50 meter dari lokasi tabrakan.

Tiga sepmor tersebut, masing-masing Honda CRF (jenis trail) warna merah hitam yang kondisinya masih sangat  baru, Honda Scoopy warga maroun dan Honda Supra X 125 warna putih, memang dalam keadaan parkir di berem jalan depan warung. Sedangkan pengendaranya sedang berteduh dari hujan mengguyur di teras warung kopi milik Mulia, sehingga mereka selamat dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

Hantaman keras minibus Innona mengakibatkan tiga unit sepmor yang sedang parkir tersebut terseret belasan meter. Bahkan satu unit diantaranya, yaitu Honda Supra X 125 warna putih terpental, kemudian jatuh ke dalam saluran irigasi di sisi jalan. Honda CRF (trail) mengalami patah roda depan dan ban terputus dilindas minibus. Akan halnya Honda Scoopy rusak berat.

Begitupun, minibus Innova tidak juga berhenti, tapi terus melaju dalam keadaan terseok-seok dengan kondisi bemper depan ringsek berat. Informasi diperoleh dari warga setempat bahwa minibus warna silver tersebut ketika melaju meninggalkan TKP sempat menabrak satu unit kotak amal yang tempatkan di pinggir jalan depan Masjid di Gampong Kuta Bak Drien, Kercamatan Tangan-Tangan.

Baca Juga:  Laka Hari Penutup Tahun 2022 di Abdya, Trado Kontra Betor, Dua Meninggal

Diperoleh keterangan, pengemudi Innova BK 1640 GT tersebut melaju untuk menyerahkan diri bersama mobil di Polsek Tangan-Tangan di Gampong Suak Labu, berjarak sekitar 1,5 km dari lokasi tabrakan. Personel Polsek Tangan-Tangan turun ke lokasi, termasuk beberapa personel Satlantas Polres Abdya melakukan olah TKP.

Salah satu sepmor korban tabrakan di Abdya. Foto Zainun Yusuf.

Korban Nurijah (45), pengendara sepmor  yang meninggal dunia dievakuasi dari saluran irigasi kemudian dibawa ke rumah sakit. Tidak lama kemudian, dibawa pulang ke rumah duka di Dusun Setia Budi, Gampong Ujong Tanoh, Kecamatan Setia.

Kapolres Abdya melalui Kasat Lantas Iptu Muh Berny StrK dihubungi awak media membenarkan peristiwa kecelakaan yang merenggut  satu korban meninggal dunia. Korban meninggal sudah dibawa pulang ke rumah kediamannya, dan satu minibus Innova bersama pengemudi, dan empat unit sepmor  sudah diamankan untuk penyelidikan lebib lanjut.

Rawan Kecelakaan

Sejumlah warga menjelaskan, lintasan Jalan Nasional antara Puskesmas Tangan-Tangan sampai tugu perbatasan dengan Kecamatan Setia dikenal rawan peristiwa kecelakaan. Akses jalan lurus sepanjang sekitar 300 meter tersebut, kanan kiri jalan merupakan areal persawahan.

“Seingat saya, sudah belasan nyawa melayang di kawasan ini dalam serangkaian peristiwa kecelakaan kurun waktu puluhan tahun terakhir,” kata salah seorang warga sekitar.

Didukung kondisi akses jalan yang lurus dan aspal mulus sehingga sebagian besar kendaraan melaju kencang. Namun, jika turun hujan sebenarnya harus ekstra hati-hati dikarenakan kondisi berem jalan sering tergenang air hujan atau luapan air dari saluran irigasi, sehingga sangat berbahaya jika kendaraan yang melaju sampai keluar dari aspal.(*)

Penulis: Zainun Yusuf (Aceh Barat Daya)

Berita Terkini

Haba Nanggroe