Anggota TNI Jadi Juru Masak, Korem Lilawangsa Gelar Dapur Lapangan

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″] LHOKSUKON | ACEH HERALD SATUAN TNI di jajaran Korem 011/Lilawangsa menyiagakan pasukan khusus untuk membantu korban banjir. Pasukan khusus ini bukan membawa bedil, tetapi mereka membawa alat dapur dan menjadi juru masak layaknya master chief di stasiun televisi. Komandan Detasemen Pembekalan Angkutan (Denbekang) 00-44-02/Lhokseumawe, Letkol Cba Mulia Putra, bersama prajuritnya mendirikan … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Sejumlah anggota TNI dari Korem 11/Lilawangsa sedang menerjunkan sejumlah sembako yang akan dimasak untuk kebutuhan masyarakat korban banjir di Aceh Utara

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

LHOKSUKON | ACEH HERALD

SATUAN TNI di jajaran Korem 011/Lilawangsa menyiagakan pasukan khusus untuk membantu korban banjir. Pasukan khusus ini bukan membawa bedil, tetapi mereka membawa alat dapur dan menjadi juru masak layaknya master chief di stasiun televisi.

Komandan Detasemen Pembekalan Angkutan (Denbekang) 00-44-02/Lhokseumawe, Letkol Cba Mulia Putra, bersama prajuritnya mendirikan Dapur Lapangan, Landing Craft Rubber (LCR) atau perahu karet disiagakan hingga memasak untuk kebutuhan masyarakat yang mengalami banjir.

Dapur umum itu, di antaranya digelar di kawasan Landing Lhoksukon, dekat dengan Kantor Bupati Aceh Utara. Para petugas dari Detasemen Perbekalan dan Angkutan (Den Bekang) Angkatan Darat langsung menyediakan makanan untuk warga yang hingga saat ini terpaksa bertahan di lokasi pengungsian.

 

Sejumlah anggota TNI dari Korem 011/Lilawangsa Lhokseumawe sedang menyiapkan makanan untuk pengungsi korban banjir di kawasan Landing Lhoksukon, Aceh Utara

 

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro mengatakan, TNI membantu warga di daerah yang terdampak banjir.

“Mulai malam awal hujan lebat, hingga saat ini, personel TNI di jajaran Kodim, para Babinsa bersama Tim bencana alam membantu pemerintah setempat, mengevakuasi korban di daerah yang terkena banjir,” ujar Danrem.
Sementara itu, Letkol Cba Mulia Putra mengatakan, kegiatan kemanusiaan atas perintah Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro untuk mendirikan dapur umum, menyiapkan LCR dan sekaligus memasak untuk warga di pengungsian, katanya.

“Kemarin begitu dapat informasi banjir, Danrem langsung mengerakan personelnya. Kita langsung gerak ke pengungsian banjir, ya tugas kita menyiapkan, memasak, baik untuk pengungsi maupun petugas dalam membantu kebencanaan alam terjàdi,” ujar Komandan Denbekang, Senin (7/12/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya banjir telah melanda pemukiman warga hampir 80% rumah dan harta benda terendam air banjir di Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Utara, termasuk banjir di Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur serta bencana longsor di Kabupaten Bener Meriah.

Baca Juga:  30 Unit Shelter Tempat Pengungsi Rohingya Diresmikan

Saat ini, di hari ke-3 air sudah mulai surut, kendaraan sudah mulai bisa lewat di jalan lintas nasional Banda Aceh – Medan, namun rumah warga masih terkurung air banjir dan warga belum bisa kembali ke rumah.

Sebelumnya masyarakat Aceh Utara yang terkurung banjir menyatakan mereka sangat membutuhkan bahan pokok, terutama beras, minyak goreng, telur, gula, mie instans, serta berbagai kebutuhan obat-obatan lainnya.

Sejumlah kecamatan di Aceh Utara dalam sepekan terakhir diterjang banjir yang menyebabkan ribuan warga mengungsi ke tempat-tempat yang aman. Namun, hingga berita ini tayang, di beberapa lokasi air mulai surut. Namun, masyarakat belum seluruhnya bisa kembali ke rumahnya.(*)

 

PENULIS     :     YUSWARDI

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe