Abdya Diguyur Hujan Lebat, Badan Jalan di Alue Mangota Tergenang

BLANGPIDIE|ACEHHERALD.com- Badan Jalan Nasional lokasi Desa Alue Mangota, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tergenang banjir kiriman, Kamis (17/8/2023) sore. Akses jalan raya Blangpidie (Abdya)-Tapaktuan (Aceh Selatan) itu terendam, setelah kawasan tersebut diguyur hujan lebat sejak bakda ashar kemarin. Amatan Aceh Herald.com, ketinggian permukaan air di lokasi berkisar antara 40 sampai 40 cm merendam … Read more

FOTO/ZAINUN YUSUF Sejumlah kenderaan menerobos banjir yang menggenangi badan Jalan Nasional lokasi Desa Alue Mangota, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya, setelah diguyur hujan lebat, Kamis (17/8/2023) sore.

Iklan Baris

Lensa Warga

BLANGPIDIE|ACEHHERALD.com- Badan Jalan Nasional lokasi Desa Alue Mangota, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tergenang banjir kiriman, Kamis (17/8/2023) sore.

Akses jalan raya Blangpidie (Abdya)-Tapaktuan (Aceh Selatan) itu terendam, setelah kawasan tersebut diguyur hujan lebat sejak bakda ashar kemarin.

Amatan Aceh Herald.com, ketinggian permukaan air di lokasi berkisar antara 40 sampai 40 cm merendam permukaan jalan beraspal sepanjang sekitar 60 meter.

Peristiwa di lokasi rawan banjir itu memang belum mengganggu arus lalu lintas dua arah.

Namun pengguna jalan lintasan Blangpidie-Tapaktuan itu perlu berhati-hati. Karena hujan intensitas sedang masih mengguyur sehingga berpotensi menambah ketinggian permukaan air di lokasi yang memang kerap tergenang tersebut.

Warga di lokasi menyebutkan badan jalan kawasan perbatasan Kecamatan Blangpidie dengan Kecamatan Setia itu merupakan lokasi rawan banjir, namun cepat surut ketika hujan mulai mereda. “Sekitar setengah jam saja diguyur hujan deras, dipastikan badan jalan di lokasi terendam,” kata salah seorang ibu rumah tangga yang mendiami rumah sekitar lokasi.

Air hujan bersumber dari gunung Alue Mangota, kemudian turun melewati sebuah saluran irigasi pembagian air yang bermuara di parit jalan raya lokasi Alue Mangota.

Di lokasi ini terdapat sebuah box jembatan di bawah permukaan jalan aspal. Sementara kondisi box jembatan tersebut dalam kondisi sempit sehingga tidak menampung debit air.

Debit air dalam jumlah besar kiriman dari kawasan pegunungan di waktu hujan mengguyur tidak mampu ditampung saluran irigasi dan parit jalan, kemudian melimpah merendam badan jalan raya.

Dalam peristiwa sebelumnya, bukan saja badan jalan raya, banjir kiriman tersebut juga merendam areal persawahan sekitar lokasi, tidak kecuali sejumlah rumah kediaman warga di lokasi permukaan jalan yang memang rendah tersebut.

Baca Juga:  Heboh! Batu di Abdya Mengandung Butiran Emas, Warga Ramai-ramai jadi Porter

Foto Zainun YusufPun begitu, banjir genangan itu tergolong cepat surut. Lokasi permukaan jalan raya di Kabupaten Abdya yang rawan tergenang banjir ketika hujan lebat mengguyur antara lain lokasi Desa Suak Labu. Kecamatan Tangan-Tangan.

Lalu, badan jalan raya kawasan Desa Meurandeh dan Desa Cot Ba’U, Kecamatan Lembah Sabil. Kemudian, lokasi Gunong Reuloh Paya Idom, Desa Gunung Samarinda, dan Simpang Terangun, Desa Ie Mirah di Kecamatan Babahrot.

Hingga berita ini ditulis, hujan intensitas sedang masih mengguyur kawasan Kabupaten Abdya, namun belum ada laporan lokasi mana saja yang dikepung banjir.(*)

Penulis : Zainun Yusuf (Aceh Barat Daya)

 

Berita Terkini

Haba Nanggroe