Minat Wisatawan ke Aceh Selatan Terus Meningkat

TAPAKTUAN | ACEH HERALD.com- Minat turis untuk berwisata ke Aceh Selatan dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal ini terlihat dari ramainya penumpukan warga di sejumlah destinasi wisata negeri penghasil pala tersebut pada hari-hari libur. Jumlah pasti wisatawan yang datang ke Aceh Selatan memang belum terdata. Sebab, mereka yang berkunjung ada yang sambil jalan dan … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Obyek wisata Air Terjun Tingkat Tujuh Tapaktuan, salah satu destinasi yang diminati pelancong ke Aceh Selatan. Foto Zulfan

TAPAKTUAN | ACEH HERALD.com-

Minat turis untuk berwisata ke Aceh Selatan dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal ini terlihat dari ramainya penumpukan warga di sejumlah destinasi wisata negeri penghasil pala tersebut pada hari-hari libur.

Jumlah pasti wisatawan yang datang ke Aceh Selatan memang belum terdata. Sebab, mereka yang berkunjung ada yang sambil jalan dan melintasi kawasan Barsela pada hari-hari libur.

Aceh Selatan seperti kabupaten tetangganya, Aceh Barat Daya (Abdya), Subulussalam, dan Aceh Singkil juga memiliki puluhan destinasi wisata yang menarik bagi pelancong.

Karena itu, untuk memudahkan para pelancong mengunjungi destinasi wisata yang tersebar di sejumlah titik, Pemkab Aceh Selatan sudah saatnya memasang peta wisata, sehingga siapa yang melintas Tapaktuan, misalnya mereka bisa bersiap-siap untuk menuju dan memilih salah satu wisata unggulan yang disukainya.

Selama ini, banyak warga luar Aceh Selatan dan wisatawan nusantara yang ingin menikmati panorama alam Aceh Selatan mengalami kesulitan untuk mengetahui lokasi yang menarik.

Namun, diakui sejumlah turis lokal dan manca negara yang pernah berkunjung ke Aceh Selatan mereka mengaku cukup tertarik dengan keindahan alam, budaya, dan kuliner daerah penghasil pala tersebut.

Koordinator For-PAS T Sukandi

Tapi, karena tidak ada peta petunjuk arah, sehingga mereka yang betul-betul untuk menuju ke obyek wisata harus bertanya kepada masyarakat di sekitar lokasi? Sialnya, kadang untuk mencapai satu destinasi mereka harus bertanya hingga tiga kali.

Melihat adanya kesulitan bagi para pelancong tersebut, Forum-Peduli Aceh Selatan (For-PAS) meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Pariwisata agar menyediakan Peta Wisata berbentuk baliho guna memudahkan para wisatawan non lokal yang berkunjung ke objek wisata.

Koordinator For-PAS, T Sukandi, Minggu (8/5/2022) kepada AcehHerald.com, menyampaikan bahwa pentingnya Peta Wisata di kota Tapaktuan karena Kabupaten Aceh Selatan terkenal dengan obyek wisatanya yang menarik.

Baca Juga:  Petang Ini, Banda Aceh Gemilang dan Bank Aceh FC Memburu Piala HUT Kota Band Aceh

Dengan peta wisata tersebut akan sangat terbantu bagi para wisatawan untuk menuju destinasi wisata yang diinginkan. Dengan arus kunjungan wisata, sekaligus akan meningkatkan pendapat asli daerah.

T Sukandi menambahkan jika wisatawannya ramai, tentu masyarakat pengelola obyek wisata juga akan sangat terbantu. Apalagi, pasca covid-19, banyak destinasi wisata yang bakal kebanjiran tamu.

Karena itu, untuk memudahkan tamu, Pemkab Aceh Selatan perlu denah/peta untuk menunjukan arah ke objek tersebut.

“Pada saat libur panjang seperti ini, banyak kedatangan wisatawan ke Aceh Selatan, mereka umumnya untuk berlibur bersama keluarga. Selama di Kota Naga ini mereka pasti membutuhkan peta wisata. Sehingga mereka yang ingin ke destinasi wisata bisa langsung ke lokasi, tanpa harus bertanya-tanya,” kata T Sukandi.

Mantan Anggota DPRK Aceh Selatan itu kepada AcehHerald.com mengatakan untuk apa peta wisata tersebut. “Kami banyak menerima keluhan dari tamu yang datang ke Tapaktuan. Wisatawan asal Aceh Timur, Banda Aceh, Medan, Palembang, Jambi, Jakarta dan Bandung merasa kebingungan saat berkunjung di salah satu objek wisata bahkan sering meminta bantu kepada masyarakat setempat,” katanya.

“Salah satunya objek wisata religi Tapak Tuan Tapa di Gampong Pasar Baru, tepatnya di belakang Dinas Perkim Aceh Sekatan, namun wisatawan luar daerah ini saat ingin mengunjungi sering menjumpai masyarakat, di daerah Gulam (Gunung Lampu) Gampong Hilir, tepatnya di Jln TVRI untuk menanyakan objek wisata tersebut,” tutur T. Sukandi mengutip pernyataan masyarakat setempat.

Koordinator For-PAS, T Sukandi berharap kepada Dinas Pariwisata Aceh Selatan agar cepat merespon mnyangkut keluhan turis tersebut. Pemkab diharapkan segera memasang peta wisata di beberapa titik guna memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi wisatawan.(adv)

Penulis Zulfan

Baca Juga:  Warga Kute Kering Bener Meriah Demo Kantor Reje

Berita Terkini

Haba Nanggroe