Lewat Pleno 28 Menit, Pon Yaya Ketum KONI Aceh Terpilih

“Bersama pengurus KONI Aceh nantinya, kami akan menghadirkan olahraga sebagai perekat persaudaraan dengan semangat sportivitas dan soliditas. Mari kita jadikan KONI Aceh sebagai rumah besar untuk insan olahraga di Aceh,” kata Pon Yaya.
Pon Yaya mengibarkan pataka KONI Aceh usau menrima dari Caretaker Ketum Mayjen TNI (Purn) Soedarmo. Foto Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

BANDA ACEH I ACEHHERALD.com – Hanya butuh Pleno Pemilihan selama 28 menit, mantan Ketua DPRA, Saiful Bahri atau akrab disapa Pon Yaya terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, melalui Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Aceh, Kamis (09/10/2025) jelang ashar di Ballrom Grand Aceh Syariah Hotel, Gampong Lamdom Kecamatan Luengbata, Banda Aceh.

Usai acara pembukaan yang berlangsung sekitar 49 menit serta ditutup dengan break, Caretaker Ketum KONI Aceh, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo membuka persidangan Pleno 1 saat jarum jam menunjukan pukul 15.25 WIB. Soedarmo hanya butuh lima menit untuk membacakan keputusan floor tentang Tata Tertib Musorprovlub dan pemilihan pimpinan sidang yang telah dilakukan, Rabu kemarin, melalui ajang Rakorsus yang juga diikuti voters Musorprovlub.

Setelah itu Soedarmo dkk menyerahkan palu sidang kepada Pimpinan Sidang terpilih HT Rayuan Sukma (Ketua), T Feriansyah (Sekretaris), Muslim, Ifwandi dan Adnan Yacob masing masing sebagai anggota. Pleno pemilihan itu dimulai dengan keputusan Verifikasi Calon oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Aceh yaitu T Nasruddin (Ketua) Andri Agung (Sekretaris) dan Dermawan (Anggota). TPP menyatakan pencalonan Saiful Bahri sah sesuai regulasi dalam AD/ART KONI. “Dengan demikian, pencalonan Saiful Bahri kami nyatakan sah dan menyerahkan kepada floor Musorprovlub untuk selanjutnya dipilih menjadi Ketua Umum KONI Aceh periodeb 2025-2029,” ujar Nasruddin.

Setelah mendengarkan keputusan TPP, HT Rayuan selaku pimpinan sidang menyatakan Pon Yaya sebagai calon tunggal dengan dukungan 52 Pengprov Cabor dari 58 Pengprov serta 22 KONIDA Kabupaten/Kota dari 23 yang ada. “Mengacu dengan AD/ART atau regulasi KONI, saudara Pon Yaya terpilih secara aklamasi dan ditetapkan sebagai Ketum KONI Aceh terpilih periode 2025-2029,” ujar Rayuan yang disambut gemuruh seluruh floor Musorprovlub KONI Aceh.

Baca Juga:  Pasien Reaktif Covid Meninggal, Keluarga Ambil Alih Pemakaman dan Shalat Jenazah

Setelah itu Sekretaris Persidangan Feriansyah membacakan keputusan Musorprovlub KONI Aceh yang terdiri atas lima keputusan, dimulai dengan pengesahan absensi hingga penetapan Pon Yaya sebagai Ketum KONI Aceh terpilih. Saat pleno ditutup jarum jam menunjukkan waktu 15.53 WIB.

Inilah pemilihan yang paling singkat dan mendapat dukungan 100 persen dari floor yang hadir. Tak ada interupsi atau tunjuk tangan sana-sini, semua sepakat bulat mengantarkan Pon Yaya ke kursi Ketum KONI Aceh. Tepat pukul 15.54 WIB atau satu menit usai ditetapkan oleh Pimpinan Sidang, Pon Yaya memasuki ruangan dengan mengenakan jas hitam kemeja putih serta celana hitam. Tak pelak aplaus panjang dari floor Musorprovlub kembali menggema. Sebagian besar melakukan standing aplaus.

Pimpinan Sidang Musorprobluv kala memimpin Pleno. Foto Ist

Lanjutkan Perjuangan Abu Razak

Ketum terpilih Saiful Bahri lalu didapuk oleh pimpinan sidang untuk memberikan sambutan singkat sekaligus menutup Musorprovlub KONI Aceh 2025. Menurut Pon Yaya Musorprovlub bukan sekadar memilih Ketua Umum KONI Aceh, tapi esensi lebih jauh adalah melanjutkan perjuangan Abu Razak Kamaruddin Abubakar, Ketum KONI Aceh yang sukses mengantarkan KONI Aceh ke pentas PON XXI dengan ;;restasi rangking 6 nasional. “Selain itu, amanah yang diberikan kepada saya bukanlah untuk kehormatan pribadi, tapi tanggungjawab kolektif. Saya juga bukan mencari jabatan di KONI Aceh, tapi akan berjuang bersama untuk menegakkan prestasi dan martabat dunia olahraga Aceh,” tegas Pon Yaya yang juga Kader Partai Aceh yang kini mengisi Parlemen Aceh atau DPRA.

Pon Yaya yang dikenal lugas dan jauh dari kesan basa basi itu menambahkan, ia juga akan menegakkan trust dunia keolahragaan Aceh, terbuka dan transparan dalam menjalankan roda organisasi. “Bersama pengurus KONI Aceh nantinya, kami akan menghadirkan olahraga sebagai perekat persaudaraan dengan semangat sportivitas dan soliditas. Mari kita jadikan KONI Aceh sebagai rumah besar untuk insan olahraga di Aceh,” kata Pon Yaya yang sepanjang sambutannya mendapat aplaus dari floor Musorprovlub.

Baca Juga:  Terimakasih untuk Keadilan Nuraniah Bagi Mursyidah

Terasa makin special, ketika Pon Yaya membuka dan menutup sambutannya dengan pantun, sekaligus menutup Musorprovlub KONI Aceh di penghujung sambutannya.

Acara Musorprovlub itu dihadiri Gubernur Aceh yang diwakili oleh Sekda Aceh M Nasir Syamaun, serta juga perwakilan dari jajaran Forkopimda Aceh, beberapa orang anggota DPRA serta para undangan lainnya.

Kata Kunci (Tags):
koni aceh, soedarmo, pon yaya, musorprovlub, caretaker ketua, ketum koni aceh

Berita Terkini

Haba Nanggroe