TAPAKTUAN | ACEHHERALD.com- Sebanyak 52 peserta yang terdiri dari anak-anak usia sekolah SD, SMP dan SMA antusias mengikuti aneka lomba di festival taman Ramadhan 1444 H, yang berlangsung di halaman Masjid At-Thaibah, Desa Balai, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu, (09/04/2023).
Adapun peserta lomba diikuti oleh anak-anak gampong setempat, dengan hadiah berupa piala, sertifikat dan uang saku.
Ketua Panitia Pelaksana, Tgk Afdal, S.Pd.I mengatakan, ada beberapa jenis lomba yang digelar dan melibatkan 52 anak sebagai peserta dalam kegiatan tersebut.” Jenis lomba yang digelar, yakni hafalan surat pendek (Tingkat SD kelas 1-3), hafalan surat pendek (Tingkat SD kelas 4-6), Cerdas Cermat Agama (Tingkat SD, SMP dan SMA), sholat jenazah (Tingkat SMP dan SMA),” katanya.
Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, dimulai dari tanggal 5 sampai dengan 8 Maret 2023 dan malam ini dilakukan penutupan sekaligus pembagian hadiah.
“Kita berharap dengan kegiatan ini akan melahirkan generasi Qur’ani yang memiliki karakter Islami. Dimana mereka nantinya merupakan generasi penerus agama dan bangsa ini,” harap ketua panitia.
Senada dengan itu Keuchik Gampong Balai, Maizar menuturkan dengan adanya kegiatan ini kita harapkan bisa menambah minat bagi anak-anak dalam mencintai Al Qur’an. “Semoga perlombaan ini bisa menambah motivasi bagi anak-anak dalam menghafal Al Qur’an, mengingat mereka ini adalah generasi penerus yang akan datang”, tuturnya.
Almukarrom Ustad Khaifal Muddin, S.Pd.I saat mengisi tausiah agama mengatakan, Al Qur’an adalah kitab suci yang menjadi pedoman dan peganggan bagi kehidupan umat muslim.
Salah satu peristiwa yang terkait dengan sejarah turunnya Al Qur’an ke bumi adalah Nuzulul Qur’an, ayat Al Qur’an pertama yang turun adalah surat Al-Alaq ayat 1-5. Turunnya ayat ini menjadi tanda awal kenabian Muhammad SAW. ” Dalam sejarah tercatat bahwa Al Qur’an tidak diturunkan sekaligus kepada Rasulullah SAW, namun, ayat Al Qur’an diturunkan secara bertahap, sedikit demi sedikit dan berangsur-angsur dalam kurun waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari,” sampai Khaifal Muddin.
Penulis:Zulfan/Aceh Selatan





















