
BLANGPIDIE|ACEH HERALD
JAMAAH Calon Haji (JCH) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), berjumlah 23 orang dilepas menuju Asrama Haji Banda Aceh, Jumat (17/6/2022) siang tadi.
Acara penglepasan jamaah oleh Plh Sekda Abdya, Ir Muslim Hasan MSi, dalam sebuah acara di Masjid Agung Baitul Gafur Abdya, Desa Seunaloh, Blangpidie, sekira pukul 9.35 Wib.
Jamaah diantar menuju Banda Aceh dengan tiga unit bus jenis Toyota Hiace dan satu bus khusus membawa barang (tas) milik para jamaah.
Panitia pengantar terdiri Plh Sekda, Muslim Hasan, Plt Kepala Kankemenag, Khairul Huda SHi, Kabag Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Cut Nurkhaziati SE, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Agus Suryadi MPd, dan petugas dari Dinas Perhubungan..
Jamaah didampingi tim kesehatan dipimpin Kadis Kesehatan, Safliati SST serta pengamanan dari Patwal Polres Abdya.
Anggota keluarga para jamaah juga mengantar dengan mobil pribadi mengiringi mobil tim pengantar dari Pemkab Abdya.
Suasana haru mewarnai pelepasan, terutama ketika para jamaah dipersilakan masuk ke dalam tiga bus yang disediakan Pemkab Abdya.
Para anggota keluarga larut dalam keharuan sampai ada yang menangis sampai ketika bus rombongan jamaah bergerak meninggalkan Masjid Agung Baitul Gafur Abdya.
Kabag Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Cut Nurkhaziati, melaporkan JCH Abdya tahun 2022 berjumlah 23 orang, terdiri dari 8 laki-laki dan 15 perempuan.
Rincinan 23 JCH Abdya, masing-masing Kecamatan Manggeng 6 orang, Blangpidie 8, Susoh 3, Kuala Batee 3, Jeumpa 2 dan Setia 2 orang.
Sedangkan dua kecamatan lainnya, Babahrot dan Tangan-Tangan, tahun ini nihil JCH yang masuk kouta berangkat haji.
Cut Nurkhziati menjelaskan, dalam perjalanan menuju Banda Aceh, jamaah bersama rombongan singgah di Masjid Suak Timah, Sama Tiga, Aceh Barat, untuk shalat dan makan siang.
Robongan diharapkan tiba di Banda Aceh, Jumat sore, kemudian menginap di Hotel 88 Lam Dingin, Jalan Syiah Kuala yang disediakan Pemkab Abdya.
Hari Sabtu (18/6/2022) pukul 8.00 Wib jamaah diantar masuk Asrama Haji, Banda Aceh, yang menyerahannya oleh Pemkab Abdya.
Pada Minggu (19/6/2022) pukul 3.15 Wib dinihari, para jamaah terbang dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, menuju Mekah, Arab Saudi.
JCH Abdya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 5, bersama-sama JCH dari Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan, Kota Subulussalam, Aceh Singkil dan sebagian jamaah dari Aceh Besar.
Seperti diberitakan sebelumnya, dari 61 orang JCH Kabupaten Abdya, yang tertunda berangkat tahun 2020 akibat dampak Pandemi Covid-19, hanya 23 jamaah yang masuk kouta berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2022, ini.
Adapun sisanya gagal berangkat karena tidak memenuhi persyaratan batas usia di bawah 65 tahun atau mereka saat ini telah berusia di atas 65 tahun.
JCH Abdya tahun 2022 sebanyak 23 orang, berkurang 58 orang dibandingkan tahun 2019 lalu sejumlah 81 orang.
Persyaratan JCH yang berangkat haji tahun 2022 sudah ditetapkan dengan KMA Nomor 430 Tahun 2022 dan SE Menkes Nomor HK 02.03/1/460/2022 dan KMA Nomor 434 tahun 2022.
Pertama, usia di bawah 65 tahun. Kedua, jamaah sudah lunas Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2020.
Ketiga, jamaah sudah melaksanakan Vaksin Booster, Maningitis dan Influenza serta PCR 72 jam sebelum keberangkatan.
Diantara 23 JCH Abdya yang berangkat terdapat satu ibu rumah tangga, Yusmala Darma Anas, warga Meudang Ara, Blangpidie, namun suaminya tidak berangkat karena usia di atas 65 tahun.
Kemudian, JCH berangkat usia termuda berdasarkan data KTP (kartu tanda penduduk) berumur 44 tahun atas nama Salmawati, warga Rambong, Setia.
Sedangkan JCH tertua berdasarkan KTP, berumur 64 tahun ada dua orang, Ajlihin Byjar warga Pulau Kayu, Susoh, dan Yusmala Darma Anas, warga Meudang Ara, Blangpidie.

Berikut 23 nama JCH Abdya tahun 2022:
Marwati, Pasar Kota Bahagia, Kuala Batee,
Ismail dan Salmawati, Rambong, Setia,
Yusna Rahimi dan Abdurrahman, Pante Pirak, Manggeng,
Khatijah Marlina dan Abdurrani US, Gadang, Susoh,
Muhammad Nazir Kasem, Lueng Asan, Blangpidie,
Dasni, Meudang Ara, Blangpidie,
Yusmala Darma Anas, Meudang Ara, Blangpidie,
Salma dan Balukia, Ikue Lueng, Jeumpa,
Cut Kasmawati, Meudang Ara, Blangpidie,
Desi Yuma, Manggeng, Manggeng,
Fahrizal, Geulumpang Payong, Blangpidie,
Aja Rabiah, Kedai, Manggeng,
Sunirma TA, Pasar Kota Bahagia, Kuala Batee,
Syarifah Aisyah dan Said Adnan, Padang, Manggeng,
Sri Yulita, Kedai Siblah, Blangpidie,
Tiyana, Pante Pirak, Manggeng,
Intan Sani, Alue Padee, Kuala Batee, dan
Ajlihin Byjar, Pulau Kayu, Susoh.(*)
Penulis : Zainun Yusuf (Aceh Barat Daya)


















