20 Grup Diaspora Aceh Ikuti Lomba Memasak Kuah Beulangong

JAKARTA I ACEHHERALD.com – Sebanyak 20 grup dari organisasi lokal diaspora (perantau) Aceh di Jakarta dan sekitarnya, serta juga atas nama kelompok yang erasal dari Jabodetabek, Minggu (15/01/2023) mengikuti festival kuliner Aceh berupa lomba memasak kuah beulangong, sebuah menu khas Aceh. Sanusi Maulana, Wakil Ketua Panitia Lomba Kuah Beulangong mengatakan, kegiatan festival kuliner khas Aceh … Read more

Lokasi festival uliner Aceh di Kampung Abdi, Sentul Bogor.

Iklan Baris

Lensa Warga

JAKARTA I ACEHHERALD.com – Sebanyak 20 grup dari organisasi lokal diaspora (perantau) Aceh di Jakarta dan sekitarnya, serta juga atas nama kelompok yang erasal dari Jabodetabek, Minggu (15/01/2023) mengikuti festival kuliner Aceh berupa lomba memasak kuah beulangong, sebuah menu khas Aceh.

Sanusi Maulana, Wakil Ketua Panitia Lomba Kuah Beulangong mengatakan, kegiatan festival kuliner khas Aceh itu berlangsung di Kampung Abdi, Sentul Bogor. Tepatnya di sebuah resort wisata dengan kelengkapan premium.

Dikatakan, saat ini panitia telah merampungkan lokasi, dengan mengatur meja hidang untuk masing masing beulangong yang akan dinilai oleh lima orang juri yang representatif, termasuk langsung dari Aceh. “Kegiatan itu akan dimulai sejak pukul 08.00 hingga pukul 14.00 WIB, dengan materi nilai bukan hanya mencakup taste, namun juga teknis pemasakan dan bahkan jenis dan model racikan bumbu,” ujar Sanusi.

Event itu diketuai oleh Mayjen TNI Herianto yang kini menjadi Korsahli Panglima TNI, yang juga kini menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni SMN 2 (Ikasmandu) Banda Aceh untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Bahkan di penghujung acara juga dirangkai dengan pelantikan pengurus Ikasmandu Jakarta dan sekitarnya.

Kegiatan festival kuah beulangong itu disambut antusias warga Aceh di Jabodetabek, seperti diungkapkan oleh tokoh Aceh di Jakarta, Mayjen TNI (Purn) TA Hafil SH SIP MH, yang mengajak warga Aceh di Jakarta dan sekitarnya untuk meramaikan acara tersebut. “Saatnya kita bangga dengan kuliner Aceh, sebagai warisan indatu yang kini telah tersohor ke seantero negeri. Mari kita ramaikan kegiatan ini, sebagai bentuk menghargai budaya dan entitas keacehan,” tutur Hafil.

Sementara Didi Agustinus, salah seorang juri dari Aceh, saat ini sudah tiba di Jakarta. Katanya, penjurian ini akan benar benar fair, karena ini menyangkut citra budaya Aceh, yang telah diakui secara nasional. “Kita memiliki kriteria baku untuk itu, jadi tak bisa dinilai secara serampangan dan hanya kasat mata,” kata Didi yang sering dipanggil untuk memasak kuah beulangong hampir di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Dinsos Aceh Besar Salurkan Sembako untuk Dayah Imam Al Bukhari

Berita Terkini

Haba Nanggroe