
LANGSA | ACEH HERALD.com
Walikota Langsa Usman Abdullah meminta warga agar tidak panik dan tetap menjaga protokol kesehatan, meski ada seorang wanita berinisial N (56) warga Kecamatan Langsa Timur dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 menyusul keluarnya hasil uji Swab dari Laboratorium Balitbang Depkes di Aceh Besar, Rabu (1/7/2020).
Hal itu ditegaskan Usman Abdullah, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa yang juga Walikota Langsa dalam konferensi pers, Rabu pukul 16.00 WIB sore tadi di Aula Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemko Langsa.
Meski sudah ada warga Langsa yang positif terpapar Covid-19, Walikota yang akrab disapa Toke Seum mengimbau agar warganya tidak panik dan tetap menjalankan kegiatan sehari-hari dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kondisi new normal sekarang ini.
Oleh karena itu, lanjut Usman Abdullah, Pemko Langsa tetap bekerja sama dengan Muspika setempat untuk terus mengawasi dan memantau situasi di tempat domisili pasien tersebut, termasuk seluruh kecamatan yang ada di Kota Langsa.
Menurut walikota, hal itu perlu dilakukan guna mendeteksi secara dini gejala awal dari interaksi pasien dengan warga sekitar sebelum N dinyatakan positif Covid-19.
Langkah selanjutnya adalah akan ditelusuri kasus ini karena pasien N tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah. Hanya saja N selama ini merupakan pedagang kaki lima (PKL) di pajak sayur Kota Langsa.
Bisa jadi, lanjut Toke Seum, virus yang menyebabkan korban terpapar Covid-19 karena di pajak Langsa merupakan pusat keramaian dan sayur mayur dipasok dari Sumatera Utara sehingga tidak tertutup kemungkinan korban ikut tertular
Sebelumnya, Direktur RSUD Langsa, dr Fariani menjelaskan, semula pasien yang bernama N menderita sakit dan berobat ke Puskesmas Langsa Timur.
Seiring perjalanan waktu, N mengalami drop. Kemudian pada 27 Juni 2020 lalu, N diboyong ke IGD RSUD Langsa. Setelah dilakukan pengecekan dengan melakukan Rapid Tes, hasilnya ada gejala, sehingga N menjadi pasien dalam pengawasan atau PDP dan langsung menjalani isolasi.
Untuk mendapatkan kepastian, tim medis RSUD Langsa mengambil sample darah untuk uji Swab di Laboratorium Kesehatan di Banda Aceh. Hari ini, Rabu (1/7/2020) keluar hasilnya dan N divonis positif terinfeksi Covid-19.
Imbas dari kasus tersebut, sebanyak 15 tenaga medis di Puskesmas Langsa Timur serta 16 tensga medis dari RSUD Langsa terpaksa menjalani karantina mandiri dengan pengecekan kesehatan secara intensif.
Penulis Ridwan Suud (Aceh Timur/Langsa).



















