Terkait Pengungsi Rohingya, Kapal Polair Wisanggeni–8005 Diperbantukan di Perairan Aceh

"Bukan hanya masalah etnis Rohingya, KP Wisanggeni--8005 diperbantukan di Perairan Aceh hingga wilayah Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) untuk pengamanan dan melindungi perairan negeri ini," kata Komandan Kapal Capt. AKBP Nyoto Saptono, SH. M.Si (Han). M.Mar., Sabtu (2/3/2024).
Komandan Kapal Wisanggeni 8005, AKBP Nyoto Saptono menerangkan kepada Deputi KPwBI Aceh, Prabu Dewanto dan jajaran BI Aceh, tentang Alat navigasi dan Radar di anjungan atau ruang kemudi kapal terbesar milik Polri yang sedang sandar di Dermaga CT 1 Teluk Sabang, Sabtu (2/3/2024). Foto dokumentasi Acehherald.com.

Iklan Baris

Lensa Warga

SABANG | ACEHHERALD.COM  – Sejak Desember 2023, Kapal Polisi Wisanggeni–8005 Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Korpolairud Baharkam Polri diperbantukan di Perairan Sabang dan  Perairan Aceh. Hal ini terkait mengantisipasi masuknya pengungsi Rohingya ke wilayah Indonesia di daerah paling Ujung sebelah Barat Negara ini.

“Bukan hanya masalah etnis Rohingya, KP Wisanggeni–8005 diperbantukan di Perairan Aceh hingga wilayah Zona Ekonomi Eklusif (ZEE) untuk pengamanan dan melindungi perairan negeri ini,” kata Komandan Kapal Capt. AKBP Nyoto Saptono, SH. M.Si (Han). M.Mar., Sabtu (2/3/2024).

Namun diakui Komandan Kapal Wisanggeni–8005 Capt. Nyoto Saptono bahwa sejak keberadaannya di Perairan Sabang, mereka belum pernah menemukan kapal yang mengangkut pengungsi Rohingya yang melintas di perairan yang dalam pemantauan dan pengawasan pihaknya.

Komandan Kapal terbesar milik Polri ini, setiap hari melakukan patroli, apakah visit ke pulau – pulau terdekat di Perairan Aceh, kemudian bersandar dan komunikasi dengan masyarakat sekaligus menampung aspirasi atau curhat warga disana.

Tak terkecuali, pihaknya juga menerima laporan dari nelayan tentang adanya dugaan pencurian ikan atau ilegal fishing di tengah laut notabene masih wilayah Perairan Indonesia, sebut AKBP Nyoto Saptono di atas KP Wisanggeni–8005 yang sedang sandar di Dermaga CT 1 Teluk Sabang.

Pastinya, kata Capt Nyoto Saptono didampingi Deputi KPwBI Aceh, Prabu Dewanto saat visit di KP Wisanggeni, keberadaan kapal milik polisi ini di Sabang juga memperkuat tugas-tugas kepolisian yaitu melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat, harkamtibmas dan penegakan hukum.

“Ini juga merupakan suatu akuntabilitas kita untuk melayani masyarakat dan melindungi kekayaan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Selain hal itu, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat dengan mempersilakan pelajar dan masyarakat untuk melihat-lihat dari dekat KP Wisanggeni–8005.

Baca Juga:  Jelang HUT Bhayangkara ke-77, Tujuh Jenderal Naik Pangkat

“Seperti baru-baru ini, mereka menerima pelajar SD, SMP, SMA, dan sederajat untuk mendapatkan pengetahuan tentang tugas yang dilakukan polisi air ketika patroli,” terang AKBP Nyoto Saptono lagi.

Tak hanya itu, bertepatan dengan Sabang Marine Festival 2024 di Kota Sabang, pihaknya juga membuka untuk umum Kapal Wisanggeni 8005 ini.

Kata Kunci (Tags):
kp wisanggeni 8005, Ditpolair, Korpolairud Baharkam Polri, dermaga ct 1 teluk sabang, Deputi kpwbi aceh, bi aceh,

Berita Terkini

Haba Nanggroe