
PEKANBARU | ACEH HERALD
USTADZ Tengku Zulkarnain, dai kondang dan penceramah kritis yang meninggal dunia dalam safari dakwah di Pekanbaru, Riau, Senin (10/5) malam, telah disholatkan di areal RS Tabrani Pekanbaru. Selanjutnya, jenazah akan dikebumikan di pemakaman khusus Covid-19 di Palas, Kota Pekanbaru.
Kepala Polresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu’min Wijaya mengatakan petugas kepolisian juga turut mengawal proses pemakaman Ustadz Tengku Zulkarnain. Jenazah ustadz tetap berada di dalam mobil ambulans saat disholatkan.
Keluarga Ustadz Tengku Zulkarnain juga telah hadir sebelumnya saat almarhum masih dirawat di RS Tabrani Pekanbaru sebagai pasien Covid-19 sejak sekitar sepekan lalu. Saat ini, keluarga Tengku Zulkarnain baik dari Medan dan Pekanbaru juga telah hadir di RS Tabrani.
Semua anak, istri juga hadir saat Tengku Zulkarnain mengembuskan nafas terakhir. Mereka juga ikut mensholatkan dan mengantarkan almarhum ke pemakaman dengan jarak yang aman.
Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Tengku Zulkarnain pada Senin petang sekitar pukul 18.18 WIB. “Innalillahi wainna ilaihi raajiuun, kami sekeluarga turut berduka cita dan ikut mendoakan dan memohonkan ampunan. Semoga almarhum berpulang ke rahmatullah dalam keadaan husnul khotimah dan keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan Amin Ya Robbal Alamin,” kata Syamsuar.
Ustadz Tengku Zulkrnain, mantan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) selama 22 tahun, diketahui telah dirawat di rumah sakit karena terpapar Covid-19 sejak 2 Mei 2021 lalu. Keberadaan Tengku Zulkarnain di Pekanbaru dalam rangka Safari Ramadhan 1442 Hijriyah.(*)
Sumber : Republika.co.id



















