BLANGPIDIE | ACEHHERALD.com- Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), H Darmansah S.Pd. MM., menggelar Resepsi dan Pembubaran Paskibra dan Pembubaran Panitia HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia 2023 di Pendapa Bupati setempat, Kamis (17/8/2023) malam.
Acara resepsi tersebut digelar bertepatan hari kedua Darmansah melaksanakan tugas satu tahun untuk tahun kedua sebagai Pj Bupati Abdya 2023-2024. Seperti diketahui Darmansah menerima Surat Keputusan (SK) perpanjangan tugas dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI yang diserahkan Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki di Meuligoe Gubernur di Banda Aceh, 15 Agustus 2023 lalu.
Acara seremoni tersebut tampak sekilas biasa-biasa saja, berlangsung dalam suasana sangat cair dan sejuk, sesejuk hujan turun malam itu. Tapi ada yang menarik di akhir acara. Darman (nama panggilan Pj Bupati Abdya itu) secara khusus meminta agar difoto ketika ia bersalaman dengan Ketua DPRK Abdya, Nurdianto.
Permintaan yang terkesan tidak biasa ini setelah Pj Bupati Darmansah menyampaikan sambutan pada malam resepsi yang dihadiri seluruh Forkopimkab, Pejabat Sipil, TNI/Polri, Tokoh masyarakat serta pimpinan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan setempat.
Usai menyampaikan sambutan dan sebelum menempati kursi deretan terdepan yang juga ditempati seluruh Forkopimkab bersama sejumlah pimpinan instansi vertikal, Darman bersalaman dengan Ketua DPRK Nurdianto. Nah, saat itulah tiba-tiba Darman secara khusus meminta agar momen tersebut diabadikan alias difoto.
“Mana (juru foto), foto saya bersama ketua,” kata Darman dengan senyum khasnya.
Permintaan Pj Bupati, Darmansah secara tiba-tiba itu segera mendapat respon. Juru foto, termasuk para pewarta berebut maju ke depan untuk mengabadikan momen Darman bersalaman dengan Nurdianto sambil berdiri disaksikan semua undangan yang berhadir.
Ketika dijepret kamera, Darmansah dan Nurdianto memperagakan formasi salam kompak, dipadu senyum sumringah saat keduanya melihat ke arah kamera. Selain bermakna kekompakan, adegan bersalaman seperti itu juga menggambarkan kebahagian tiada tara.
Sampai-sampai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Abdya, Heru Widjatmiko SH MH, dalam posisi berdiri di samping Pimpinan DPRK ikut tersenyum melihat adegan tidak biasa Ketua DPRK dan Pj Bupati berfoto dalam posisi bersalaman.
Sebenarnya tidak ada yang istimewa kalau Pj Bupati foto bersama dengan Ketua DPRK. Sebagai pejabat teras, tentu mereka sering bersama-sama dalam banyak kesempatan, dan menjadi objek sasaran para tukang foto.
Kalau kemudian menjadi menarik perhatian dan tidak biasa ketika dalam sebuah acara terbuka seperti ini, tiba-tiba Pj Bupati secara khusus meminta momen bersalaman itu agar diabadikan alias difoto. Ada pihak yang bertanya, ada apa sebenarnya?
Di antara undangan yang berhadir dalam acara resepsi tersebut memaknai bahwa foto dalam posisi bersalaman itu merupakan ungkapan terimakasih Darmansah kepada lembaga DPRK Abdya yang telah mengusulkan namanya bersama dua pejabat lainnya sebagai Calon Pj Bupati Abdya tahun 2023-2024. Sampai kemudian Mendagri RI mempertimbangan untuk mengeluarkan SK perpanjangan masa tugas untuk tahun kedua.
Makna kedua, bisa jadi Darman ingin memperlihatkan kepada publik, paling tidak kepada undangan yang hadir pada malam resepsi itu bahwa hubungan dirinya dengan Nurdianto sebagai representasi lembaga DPRK setempat dalam keadaan baik-baik saja, tetap kompak dalam upaya mewujudkan Kabupaten Abdya bersama masyarakat lebih maju ke depan.
Soalnya, ada selentingan isu yang mencuat bahwa sejak proses lahirnya rekomendasi dari DPRK tentang usulan tiga nama calon Bupati Abdya sampai Mendagri RI mempertimbangan untuk menebitkan SK perpanjangan masa tugas Darmansah sebagai Pj Bupati Abdya diwarnai dinamika yang sangat menegangkan. Melahan, berkembang spekulasi yang cukup menebarkan.
Ada pihak yang mempersepsikan seolah-olah hubungan Ketua DPRK dengan Pj Bupati Abdya dalam kondisi tidak baik-baik saja, itu pun kalau tidak mau disebut merenggang. “Betul atau tidak isu kurang sedap itu, tentu hanya Pak Darman dan Pak Nurdianto yang bisa menjawabnya,” kata salah seorang tokoh Abdya.
Terlepas dari itu semua, yang jelas, Darmansah ketika menyampaikan sambutan pada malam resepsi tersebut mengatakan bahwa selama satu tahun melaksanakan tugas sebagai Pj Bupati Abdya hubungan dengan Anggota Forkopimkab tetap kompak dan harmonis.
“Saya dengan Pak Ketua DPRK, Dandim, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan selalu kompak. Kekompakan yang dibina bersama-sama telah diakui langsung oleh pejabat provinsi ketika berkunjung ke Abdya, seraya meminta agar terus dipertahankan,” ungkap Darman.
Dengan suara sedikit bergetar, Darman mengatakan bahwa sebagai manusia biasa tentu ada kelemahan atau kekurangan. Karenanya ketika diberikan amanah atau kepercayaan untuk memimpin Kabupaten Abdya tahun kedua, menurut Darman tidak terlepas dari doa masyarakat Abdya.
“Saya bisa kembali ke Abdya, 95 persen berkat doa masyarakat,” kata Darman dengan nada sedikit serak.
Kepala Sekretariat MAA Aceh ini menambahkan bahwa ia kembali untuk membangun Abdya secara ikhlas secara bersama-sama, dan tidak ada dendam sedikitpun.
“Seperti pada tahun pertama, di tahun kedua inipun, saya juga ikhlas bekerja dengan sekuat tenaga untuk membangun Abdya menuju lebih baik, dan tidak membawa dendam sedikitpun,” katanya.
Menggapai tekad Abdya lebih maju ke depan, Pj Bupati Abdya mengajak semua elemen masyarakat setempat agar sama-sama memberikan dukungan. Sedangkan hubungan yang harmonis yang telah terbina selama ini, Darman berjanji tetap dipertahankan dan ditingkatkan.
“Kalaupun ada sedikit perbedaan agar dimaknai sebagai rahmat sehingga tidak menjadi hambatan dalam upaya menggapai cita-cita Abdya maju dan masyarakat yang Makmur,” terangnya.
Darman menambahkan Abdya berjuluk ‘negeri breuh sigupai’, jenis beras dari padi varietas lokal yang terkenal harum semerbak. “Mari kita bersama-sama menjadi Kabupaten Abdya lebih wangi ke depan sewangi breuh sigupai,” katanya lagi.
Pada kesempatan itu, Pj Bupati menyerahkan piagam penghagaan kepada anggota Paskibra yang telah sukses melaksanakan tugas mengibarkan bendera Merah Putih dalam upacara peringatan detik-detik Proklamasi 7 Agustus 1945 yang dipusatkan di Lapangan Persada Blangpidie, Kamis pagi.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada para seluruh anggota Paskibra, termasuk kepada para pelatih dan panitia. Anggota Paskibra dikatakan telah mengikuti pelatihan secara ketat selama sekitar dua bulan sehingga membentuk pribadi dengan disiplin yang tinggi dan mental yang kuat.
Disiplin yang telah terbentuk diharapkan agar diaplikasi dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Disiplin tinggi merupakan modal meraih prestasi ke depan. “Saya doakan agar kalian bisa lulus seleksi akmil atau akpol,’ kata Pj Bupati Abdya itu.
Penulis : Zainun Yusuf (Aceh Barat Daya)




















