
IDI I ACEH HERALD
CERITA horor tentang ledakan sumur minyak ilegal kembali terjadi di Aceh. Kali ini lagi lagi,insiden itu terjadi di Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Jumat (11/03/2022) jelang tengah malam tadi. Dari beberapa video amatir yang beredar, tampak api membumbung disertai beberapa ledakan.
Tampak warga panik berlarian sembari mengucapkan Allahu Akbar….Allahu Akbar…..ya Allah…..ya Allah serta ada yang mengucapkan dua kalimah syahadat. Api membumbung dari sela sela batang sawit. Sementara terdengar suara warga dengan napas tersengal dan pasrah.
Kali ini ledakan sumur minyak illegal itu terjadi di Desa atau Gampong Mata Ie Ranto Peureulak Aceh Timur.
Tampak seorang warga dengan luka bakar sedang dalam perawatan di lokasi perobatan, sementara di lapangan,warga sudah mengosongkan rumah. Sedikitnya dua unit ambulans yang tiba di lokasi, tak bisa berbuat banyak, karena api tampak mulai meluas seiring sebaran minyak bumi.
Beberapa rumah sedang dilumat api, sementara pemiliknya hanya mampu pasrah menatap dari kejauhan. Rumah yang sedang dalam proses menuju jilatan api itu, tampak berkonstruksi permanen serta ada yang kayu. Api menyebar dari kebun kebun milik warga.
Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi seputar kejadian itu.
Sebagai catatan, pada tanggal 25 April 2018 pukul 02:05 WIB terjadi Kebakaran Sumur minyak masyarakat di Gampong Pasir Putih Kecamatan Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur. Kebakaran berada di sekitar pemukiman penduduk dan mengakibatkan korban meninggal 21 orang dan luka-luka 39 orang. Tragedi itu sedikitnya meludeskan lima unit rumah penduduk setempat.
Pada Rabu (25/4) sekitar pukul 24.00 WIB, keluar minyak dan gas dari sumur yang dibor secara tradisional yang terletak di lahan milik warga Zainabah. Pada saat yang bersamaan datang sekelompok warga, untuk mengambil minyak yang keluar (leles). Adapun sekelompok warga yang sedang mencari minyak mentah tersebut jumlahnya lebih dari 10 orang. Melihat adanya tumpahan minyak yang tidak tertampung, warga beramai-ramai datang ke lokasi untuk mengambil minyak tersebut. Namun setelah beberapa saat kemudian, tepat pukul 01.30 WIB terjadi ledakan yang menimbulkan kebakaran.
Penulis : Ridwan Suud (Aceh Timur)




