Serasa Mimpi Janda Safrina Memiliki Rumah, Saat Pj Gubernur Bustami Menyerahkannya

Safrina bukanlah orang yang berkecukupan. Suaminya telah meninggal dunia. Selama ini ia menumpang tinggal di sebuah gubuk milik warga setempat. Lahan dibangun rumah bantuan tersebut dibelinya secara mencicil. Untuk mencukupi kebutuhan hari hari, ia menggarap sawah milik orang lain dan mengerjakan berbagai pekerjaan lainnya.
Pj Gubernur Burtami didampingi PJ Bupati Mahyuzar, menyrahkan rumah kepada Safriana yang didampingi dua orang buah hatinya. Foto Biro Adpim Setda aCEH.

Iklan Baris

Lensa Warga

LHOKSUKON I ACEHHERALD.com – Wanita muda Safriana yang telah ditinggal mati oleh suaminya itu, bagai melayang dan tak percaya dengan apa yang dialaminya. Wanita yang mengasuh dua anak yatim yang masih bocah itu tak mampu menahan air mata, tatkala ia resmi mendapatkan sebuah rumah hunian yang layak. Tak ayal, sejenak Penjabat (Pj) Gubernur Aceh menggunting pita tanda runah itu diserahkan, Safriana seakan memeluk bumi melakukan sujud syukur.

Pj Gubernur Bustami yang hatinya terkenal mudah luluh, tak mampu menahan haru. Ia seakan menatap dengan hati nelangsa, dan berusaha menahan guliran air mata dengan mengalihkan pandang sejenak ke arah lain.     –

Moment haru itu tersaji saat Pj Gubernur Aceh, Bustami  menyerahkan rumah bantuan untuk Safriana, seorang janda yang memiliki dua orang anak yatim yang masih kecil, di Gampong Teungoh Reumba, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Jumat, (26/7/2024).

Rumah bantuan itu didanai Islami Relief Indonesia dan Baitul Mal Aceh Utara. Rumah dengan tipe 36 itu memiliki kontruksi yang tahan gempa.

Safriana kini bisa tinggal di rumah yang layak huni. Ia begitu bersyukur dan bahagia. Ia tak mampu menahan rasa haru, hingga air mata berlinang di kedua pipinya. Bahkan ia langsung bersujud syukur di lantai teras rumah, usai tali pita tanda peresmian dipotong Pj Gubernur Bustami.

Safrina bukanlah orang yang berkecukupan. Suaminya telah meninggal dunia. Selama ini ia menumpang tinggal di sebuah gubuk milik warga setempat. Lahan dibangun rumah bantuan tersebut dibelinya secara mencicil. Untuk mencukupi kebutuhan hari hari, ia menggarap sawah milik orang lain dan mengerjakan berbagai pekerjaan lainnya. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur menerima bantuan rumah ini. Benar benar serasa dalam mimpi,” kata Safrina dalam nada terbata.

Baca Juga:  Partai Demokrat Aceh Utara Setia Dukung AHY

Pj Gubernur Bustami mengapresiasi peran Islamic Relief ikut membantu masyarakat Aceh yang kurang mampu. Ia mengatakan, sudah sepatutnya pembangunan dilakukan secara kolaborasi.  “Semoga rumah ini menjadi keberkahan,” kata Bustami kepada Safriana.

Area Koordinator Aceh Islamic Relif Indonesia, Yusrizal, mengatakan, pada tahun ini pihaknya menjalin kerja sama dengan Baitul Mal Aceh Besar dan Aceh Utara untuk membangun rumah layak huni untuk warga duafa yatim piatu dan kurang mampu.

Total ada 69 unit rumah dibangun pada tahun ini. Sebanyak 50 unit di Kabupaten Aceh Besar dan 19 unit di Kabupaten Aceh Utara.

Kata Kunci (Tags):
safriana, bantuan rumah, pj gubernur bustami, pj bupati mahyzar, rumah dhuafa

Berita Terkini

Haba Nanggroe