Seminggu Jeda, Covid Kembali Dilaporkan Renggut Empat Nyawa

Kasus Konfirmasi Baru Bertambah 49 Orang dari Zona Oranye [divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″] BANDA ACEH | ACEH HERALD SETELAH seminggu terakhir tak ada kasus baru korban jiwa karena covid-19, hari ini, Minggu (15/11/2020), Jubir Satgas Covid Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), melaporkan ada empat korban jiwa Covid-19 di Aceh. Sementara kasus konfirmasi baru Covid-19 bertambah lagi … Read more

Iklan Baris

Lensa Warga

Kasus Konfirmasi Baru Bertambah 49 Orang dari Zona Oranye

Saifullah Abdulgani (Dok. Foto Aceh Herald)

[divider style=”solid” top=”20″ bottom=”20″]

BANDA ACEH | ACEH HERALD

SETELAH seminggu terakhir tak ada kasus baru korban jiwa karena covid-19, hari ini, Minggu (15/11/2020), Jubir Satgas Covid Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), melaporkan ada empat korban jiwa Covid-19 di Aceh. Sementara kasus konfirmasi baru Covid-19 bertambah lagi sebanyak 49 orang dan menyebar di 15 kabupaten dan kota, zona oranye.

Selain itu, Jubir yang akrab disapa SAG itu menambahkan, penderita Covid-19 yang sembuh juga bertambah 8 orang. “Kasus-kasus konfirmasi positif baru tersebut berdasarkan uji swab suspect dengan real time polymerase chain reaction atau RT-PCR, yang hasilnya diperoleh hari ini,” tutur SAG.

Belakangan terungkap jika kasus kematian itu, bukanlah dalam 24 jam terakhir, namun kasus lama yang dilaporkan sebagai rekapitulasi data. Artinya,selama 24 terakhir tak ada korban jiwa Covid 19 di Aceh. Ha itu makin memperpanjang ‘jeda kematian’ akibat serangan covid yang kini masih menjadi pandemi dunia.

SAG menambahkan,tidak ada kasus konfirmasi baru dari zona kuning yakni Aceh Barat Daya, Aceh Timur, dan Aceh Tenggara. Semuanya berasal di zona oranye dengan tingkat risiko penularan Covid-19 sedang. “Hal ini sejatinya menjadi perhatian semua pihak untuk meningkatkan perilaku sosial sesuai protokol kesehatan,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, 20 kabupaten dan kota di Aceh merupakan zona oranye Covid-19 berdasarkan Peta Zona Risiko dari Satgas Covid-19 Nasional, kecuali Aceh Tenggara, Aceh Barat Daya, dan Aceh Timur, yang merupakan zona kuning.

SAG menjelaskan, 49 baru Covid-19 tersebut meliputi warga Kota Banda Aceh sebanyak 7 orang, Aceh Tengah 6 orang, Gayo Lues 5 orang, Aceh Barat, Pidie, dan Pidie Jaya, sama-sama 4 orang.

Baca Juga:  Muhammadiyah: Pembubaran HTI dan FPI tak Selesaikan Masalah

Kemudian, warga Aceh Utara sebanyak 3 orang, Aceh Selatan, Aceh Besar, Bireuen, Nagan Raya, Aceh Tamiang, dan Lhoksemawe, masing-masing 2 orang. Selanjutnya warga Aceh Singkil dan Bener Meriah sama-sama 1 orang. Sisanya 2 lagi warga luar daerah, rincinya.

Ia juga merinci penderita Covid-19 yang dilaporkan sembuh dalam 24 jam terakhir, sebanyak 8 orang, meliputi warga Kabupaten Aceh Barat sebanyak 4 orang, Aceh Tamiang 3 orang, 1 orang lainnya merupakan warga Aceh Timur. “Alhamdulillah, angka kesembuhan Aceh juga bertambah terus setiap hari dan mari terus berikhtiar yang disertai doa agar yang sedang isolasi dan dirawat segera sembuh,” ajaknya.

Perkembangan Covid-19

Semetara itu, seperti biasa, Juru Bicara Covid-19 Aceh itu melaporkan kasus akumulatif Covid-19, sejak kasus pertama diumumkan pada 27 Maret 2020 silam. Jumlah akumulatif kasus Covid-19 Aceh sudah mencapai 7.911 orang. Penderita yang dirawat saat ini 1.314 orang, sembuh 6.299 orang, dan 298 orang meninggal dunia.  “Dua orang yang dilaporkan meninggal dunia akibat menderita penyakit Covid-19 merupakan warga Pidie,” sebut SAG.

Korban Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia hari ini bertambah 4 orang lagi. Ini bukan kasus meninggal dalam 24 jam terakhir, melainkan kasus lama yang dilaporkan pada rekonsiliasi data. Satgas Covid-19 Pidie melaporkan 2 kasus meninggal dan Satgas Covid-19 Aceh Singkil 2 kasus meninggal.

Lebih lanjut,  Jubir Pemerintah Aceh itu mengatakan, kasus-kasus probable di Aceh secara akumulasi saat  ini sebanyak 520 orang. Dari jumlah kasus probable tersebut, 46  orang dalam penanganan tim medis (isolasi RS), 435 sudah selesai isolasi, dan 39 orang meninggal dunia.

Sedangkan jumlah kasus suspect di seluruh Aceh hari ini telah mencapai 4.127 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.858 orang sudah selesai masa pemantauan (selesai isolasi), 259 orang dalam proses isolasi di rumah, dan 10 orang isolasi di rumah sakit, demikian SAG.(*)

Baca Juga:  DPRA Dukung Kerja Cepat Penanganan Mahasiswa Aceh di Wuhan

 

PENULIS     :     NURDINSYAM

Berita Terkini

Haba Nanggroe