Ridwan Hadi: Mari Bantu Sayuti Abubakar Bangun Lhokseumawe

Mantan Ketua KIP Aceh, ini menyampaikan beberapa masukan terkait pembangunan Lhokseumawe ke depan. Pendapat Asli Daerah (PAD) minim harus dicari solusi untuk penambahan.
Ketua Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Aceh, Ridwan Hadi, SH. MH. Foto: Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

LHOKSEUMAWE | ACEHHERALD. Com – Saatnya seluruh pihak menghentikan kompetisi politik, karena hal tersebut telah berakhir dan MK telah memberikan kepastian hukum. Saatnya saling mendukung, membantu Walikota Lhokseumawe terpilih Dr Sayuti Abubakar, SH. MH., dan Wakil Walikota Lhokseumawe terpilih Husaini, SE., membangun kota kedepan.

Demikian pendapat Ketua Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Aceh, Ridwan Hadi, SH. MH., kepada Acehherald terkait suksesi Lhokseumawe yang telah selesai.

Mantan Ketua KIP Aceh, ini menyampaikan beberapa masukan terkait pembangunan Lhokseumawe ke depan. Pendapat Asli Daerah (PAD) minim harus dicari solusi untuk penambahan.

Caranya melalui meningkatkan kinerja penerimaan pajak,  kinerja penerimaan pajak dan retribusi daerah serta mampu mencari kemungkinan ada kelemahan di sektor ini.

Sebab, pajak periklanan, izin usaha, parkir, pengelolaan perusahaan daerah, PDAM harus dikelola secara transparan.

Walikota harus cermat dan teliti di sektor ini sehingga bisa dilihat secara detail pemasukan PAD di bidang dimaksud.

Cara lain, saran Ridwan Hadi, mencari potensi pendapatan baru. Walikota harus dapat mencari potensi pendapatan baru melalui kerjasama dengan pihak swasta atau pengembangan pariwisata yang selama ini terabaikan.

Potensi pariwisata di Lhokseumawe memiliki daya tarik tersendiri, katanya.

Dengan meningkatnya  PAD, ujar Ridwan Hadi, maka Lhokseumawe akan mampu membiayai berbagai program pembangunan daerah.

Peningkatan PAD juga bisa dilakukan melalui pengembangan sektor ekonomi, pertanian dan industri perlu mendapat perhatian walikota.

Kemudian soal infrastruktur seperti jalan, jembatan, rumah sakit daerah, UMKM, pendidikan dan fasilitas umum lainnya sangat penting dilakukan.

Khusus kesehatan, sebut mantan Ketua KIP Lhokseumawe, ini menyarankan ada rumah sakit daerah, meningkatkan kualitas dokter dan perawat juga menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai.

Begitupun membangun infrastruktur hijau seperti taman, kebun, dan fasilitas pengolahan limbah harus menjadi perhatian.

Baca Juga:  Program Bagah, BMA Mou Dengan BMK Lhokseumawe

Untuk urusan sosial dan budaya juga penting mendapat perhatian khusus dari walikota terpilih.

Meningkatkan kualitas kehidupan sosial dengan membangun fasilitas sosial seperti Puskesmas, balai desa, dan fasilitas keagamaan serta pembangunan pendidikan dayah mesti diprioritaskan.

Peningkatan kualitas kebudayaan dengan mempromosikan dan melestarikan budaya daerah tidak boleh diabaikan.

“Kita berharap walikota terpilih dapat bergandeng tangan dengan para ulama, politisi serta masyarakat umumnya untuk pembangunan Lhokseumawe menuju daerah yang makmur dan sejahtera, serta masyarakat dapat menikmati kualitas hidup yang lebih baik,” katanya.

Ridwan Hadi sebagai advokad dan warga Lhokseumawe yang tinggal di Banda Aceh, siap membantu walikota dan wakil walikota terpilih.

Ia mengajak semua pihak menghentikan kompetisi politik, karena seluruh kompetisi telah berakhir.

MK telah memberikan kepastian hukum kepada kontestan dan semua pihak, saatnya saling mendukung, bergandengan tangan membantu walikota dalam rangka membangun kota Lhokseumawe.

Penulis : Yuswardi

Kata Kunci (Tags):
ketua jaringan demokrasi indonesia, JaDI Aceh, Ridwan Hadi, bangun lhokseumawe,

Berita Terkini

Haba Nanggroe