Ratusan Pelajar Damora Lhokseumawe Katakan Tidak untuk Bullying

"Tidak boleh ada yang mencederai, menyakiti, melakukan kekerasan, atau membuli orang lain. Kekerasan dan intimidasi tidak dapat ditolerir di Kota Lhokseumawe," katanya.
Pelajar Damora bersama Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran. Foto Ist

Iklan Baris

Lensa Warga

LHOKSEMAWE, | ACEHHERALD.com – Ratusan pelajar di Dayah Modern Arun Yapena (Damora) Lhokseumawe ikut penyuluhan tentang bahaya bullying. Materi disampaikan oleh Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran pada Selasa (10/10/2023) pagi di pesantren lokasi pendidikan dimaksud.

Seperti diketahui bullying adalah suatu tindakan agresif yang dilakukan secara berulang oleh satu kelompok pada satu individu tertentu.

Bullying biasanya ditujukan untuk individu yang dinilai lebih lemah atau berbeda di antara kebanyakan individu lainnya. Bullying dapat berupa verbal dan non-verbal.

Bentuk-bentuk bullying adalah bullying fisik, verbal, dan bullying tidak langsung. Bullying fisik misalnya menonjok, mendorong, memukul, menendang, dan menggigit; sedangkan bullying verbal antara lain menyoraki, menyindir, mengolok-olok, menghina, dan mengancam.

Di acara tersebut sekitar 750 siswa dan siswi ambil bagian. Tentu saja, ujarnya, upaya ini bagian dari meningkatkan kesadaran dan mencegah kekerasan terhadap anak.

Pj Walikota menegaskan tentang pentingnya melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan. “Tidak boleh ada yang mencederai, menyakiti, melakukan kekerasan, atau membuli orang lain. Kekerasan dan intimidasi tidak dapat ditolerir di Kota Lhokseumawe,” katanya.

Imran menggarisbawahi perlunya sekolah berinvestasi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran yang efektif dan berkualitas.

“Dalam konteks pentingnya pendidikan, saya ingin menekankan agar sekolah dapat meningkatkan pengetahuan dan prestasi peserta didik. Pendidikan adalah fondasi kemajuan suatu bangsa, dan sekolah adalah tempat di mana generasi masa depan kita dibentuk,” kata Imran.

Imran mendorong santriwati yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang luar biasa untuk membacakan Surah Ar-Rahman. Surah ini mengajarkan tentang pentingnya bersyukur dan berbuat kebaikan kepada sesama manusia.

Hadir pada acara itu Kabag Prokopim Darius, Kepala Dinas DP3AP2KB Lhokseumawe Salahuddin, Perwakilan Forum Anak Lhokseumawe (Falak) serta dewan guru di pesantren tersebut.

Baca Juga:  Jamaah Shalat Ied Dianjurkan Gunakan  Masker

Penulis : Yuswardi

Berita Terkini

Haba Nanggroe