Sabtu, Mei 8, 2021

Polda Aceh Tahan 2 Orang, Terkait Kasus Yalsa Boutique

BANDA ACEH | ACEH HERALD –

Kepolisian Daerah Aceh menahan dua tersangka terkait kasus investasi bodong yang dilakukan oleh Yalsa Boutique. Penahanan tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyidikan Ditreskrimsus Polda Aceh tentang adanya dugaan tindak pidana perbankan.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, yang didampingi Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta, serta Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, melalui Kasubdit 2 Perbankan AKBP Erwan, SH, MH, Jumat (19/3/2021) di Mapolda Aceh.

Dikatakan AKBP Erwan, kedua tersangka yang ditahan tersebut berinisial S (30) dan SHA (31). Keduanya merupakan Owner di Yalsa Boutique.

“Sudah ada lebih dua alat bukti dan saksi terhadap dugaan tindak pidana perbankan yang dilakukan oleh kedua tersangka. Ditambah lagi dengan keterangan saksi ahli dari OJK dan Perbankan, sehingga sudah melebihi dua alat bukti berdasarkan pasal 184 KUHAP,” sebutnya.

Erwan juga menambahkan, dari hasil penggeladahan juga turut diamankan uang tunai sejumlah 46.060.000 rupiah, laptop, sejumlah emas dengan berbagai bentuk, surat pembelian emas sebanyak 87 lembar, pedang samurai, pisau lipat, kartu ATM, buku rekening, printer, jam tangan, dan barang bukti lainnya.

“Kami sudah menyita sejumlah uang, emas dan barang lainnya yang patut diduga merupakan hasil dari investasi bodong yang dilakukan tersangka. Polda Aceh masih terus melakukan Asset Tracing untuk kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) nya,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Yalsa Botique merupakan investasi yang diduga bodong dan sudah menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan atau investasi hingga mencapai Rp 164 miliar dari 202 Reseler dan sekitar 17.800 member.

Penghimpunan uang dari masyarakat tersebut dilakukan Yalsa Boutique tanpa memiliki izin usaha dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak bulan Desember 2019 sampai bulan dengan Februari 2021.

“Adapun pasal yang disangkakan adalah Pasal 46 ayat (1) Undang- Undang RI Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan dan atau pasal 2 ayat (1) huruf g, pasal 3 dan pasal 5 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” pungkas Erwan.

 

- Advertisement -

Related Articles

Aceh Kumpulkan Rp 324 Juta untuk Rakyat Palestina

  BANDA ACEH | ACEH HERALD– Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 324 juta untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina. Penggalangan dana yang diinisiasi...

Kapolda Aceh Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas Dengan Tidak Mudik

Tinjau Pos Pam Lebaran di Aceh Tamiang  KUALA SIMPANG | ACEH HERALD- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil, mengajak...

Aceh Kembali Kehilangan Ulama Kharismatik, Abu Matang Perlak Tutup Usia

BANDA ACEH | ACEH HERALD- Aceh kembali berduka. Seorang ulama karismatik dan pimpinan dayah,  Tgk H. Abdul Wahab bin Hasan yang akrab disapa dengan nama...
- Advertisement -

Ikuti Kami

21,929FansSuka
0PengikutMengikuti
17,600PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

Aceh Kumpulkan Rp 324 Juta untuk Rakyat Palestina

  BANDA ACEH | ACEH HERALD– Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 324 juta untuk disumbangkan kepada rakyat Palestina. Penggalangan dana yang diinisiasi...

Kapolda Aceh Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas Dengan Tidak Mudik

Tinjau Pos Pam Lebaran di Aceh Tamiang  KUALA SIMPANG | ACEH HERALD- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil, mengajak...

Aceh Kembali Kehilangan Ulama Kharismatik, Abu Matang Perlak Tutup Usia

BANDA ACEH | ACEH HERALD- Aceh kembali berduka. Seorang ulama karismatik dan pimpinan dayah,  Tgk H. Abdul Wahab bin Hasan yang akrab disapa dengan nama...

SAG : Vaksin Covid-19 Dipastikan Habis Pakai Sebelum Kadaluarsa

BANDA ACEH | ACEH HERALD— Vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dikirim ke Aceh dipastikan akan habis terpakai sebelum batas masa simpannya berakhir atau “kadaluarsa”....

Karyawan BAS Capem Merdeka Antar Zakat Ke BMK Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | ACEH HERALD- Karyawan dan Karyawati Bank Aceh Syariah (BAS) Lhokseumawe Cabang Merdeka, Jumat (7/6/2021) menyerahkan dana zakat ke Baitul Mal Lhokseumawe. Dana sebesar...
- Advertisement -