LHOKSEUMAWE | ACEHHERALD.com – Sampah rumah tangga yang menumpuk disaluran pemukiman Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe satu persatu diangkat untuk dibersihkan. Sekitar 7 ton sampah diangkat dari lokasi itu dan Dr Imran turun ke selokan bagai pasukan oranye memungut sampah plastik, popok bayi, dan potongan kayu.
Sabtu (30/9/2023) kemarin, Dr Imran bersama dinas terkait, ASN dan Camat Banda Sakti datang ke tempat itu. Diakuinya kali ini pun antusias warga sipil sangat minim membantu membersihkan sampah dari selokan setempat.
Meski respon warga sangat sedikit, Imran bergeming dan semangat 45 yang dibuktikannya dengan turun sendiri ke selokan menggunakan perahu karet.
Sampah plastik diangkat dan ini bagian dari upaya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membersihkan sampah di kota Lhokseunawe.
Diakuinya sampah plastik yang menumpuk ini telah terjadi sejak puluhan tahun sehingga mengakibatkan penyumbatan saluran air menuju waduk.
Dari hasil pembersihan pada wilayah tersebut, Pemko Lhokseumawe mengangkat sekitar tujuh ton sampah yang dipungut dari permukaan waduk.
Selain itu sampah yang ditemukan oleh petugas didominasi dengan popok bayi, pembalut wanita dan gondolan kayu. “Tadi saya minta ukur itu dari unit reaksi cepat dinas lingkungan hidup, itu 3 jam aja kita sudah 7 ton, itu belum lagi yang sedang diangkat dan yang belum diangkut ke mari,” ujar Imran.
Lebih lanjut, Pj Wali Kota Imran menuturkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan di daerah tersebut masih tergolong rendah dan dibutuhkan edukasi bersama untuk semua kalangan agar dapat saling mengingatkan terkait menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal.
“Saya berharap semua masyarakat yang ada di sini setelah gerakan bersama untuk kebersihan jangan pula gerakan bersama untuk buang sampah lagi. Ini sama-sama harus menjaga, ini udah bersih jangan lagi buang sampah sembarangan. Kurangi sampah, tempat sampah kan sudah ada di sini, ayo buang sampah di situ. Toh dinas lingkungan hidup tiap hari kok ke sini,” tutup Imran.
Program ini rencananya akan dilakukan secara berkelanjutan di beberapa titik rawan sampah. Pemko Lhokseumawe juga berupaya maksimal agar lokasi rawan kumuh dapat diubah mejadi lokasi bersih dan ramah lingkungan.
Penulis : Yuswardi





















