
IDI | ACEH HERALD
SEKRETARIS Daerah (Sekda) Aceh Timur, Ir Mahyuddin Syech Kalad, MSi meminta pejabat di jajarannya peka dalam menangani setiap konflik sosial.
Penanganan konflik sosial ini bukan hanya yang sedang dan akan terjadi, tapi harus dimulai dari pencegahan konflik, penghentian konflik hingga pemulihan pasca konflik itu sendiri, ujar Mahyuddin saat membuka sosialisasi regulasi penanganan konflik sosial di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Idi, Rabu (03/02/2021).
Ditegaskan Mahyuddin, setiap implementasi di lapangan, aparat pemerintah dituntut mampu bertindak cepat, sigap, terukur, kompak dan terpadu. Tujuannya agar setiap kemungkinan maupun gejala yang berpotensi terjadinya konflik cepat tertangani sehingga tidak meluas menjadi anarkis,” ujarnya.
Sekda juga berharap adanya peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan, seperti forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM) dalam upaya melakukan deteksi dini sesuai Permendagri.(*)
PENULIS : RIDWAN SUUD



















