
LHOKSEUMAWE I ACEHHERALD.com – Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama Kota Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan bahtsul masail (diskusi) dan Konferensi Cabang III di Hotel Diana, Lhokseumawe, Kamis 26 Desember 2019.
Ketua PC NU Lhokseumawe, Tgk M Rizwan H Ali MA dalam rilis yang diterima Acehherald.com mengatakan, kegiatan Bahtsul Masail itu membahas polemik terjemahan lafaz ijab Kabul dalam akad pernikahan yang kerap terjadi dalam masyarakat di Aceh.
Menurut Rizwan, Bahtsul Masail merupakan forum ulama di NU untuk mengkaji persoalan keagamaan, baik yang bersifat maudhu’iyah maupun waqiiyah (peristiwa hukum aktual) yang terjadi di tengah umat.
Rais Syuriah PWNU Aceh, Tgk H Nuruzzahri Yahya (Waled Samalanga) yang hadir sebagai narasumber utama dalam forum itu mengatakan, kegiatan Bahtsul Masail merupakan metode khas NU untuk merespon masalah dan persoalan yang dihadapi masyarakat. “Forum ini hadir untuk menjernihkan hal-hal yang kabur dalam masyarakat seputar hukum Islam, termasuk persoalan lafal Ijab Kabul dalam akad nikah yang versinya cukup banyak,” ujar Waled Samalanga.
Di bagian lain, Rizwan H Ali, MA menambahkan, kegiatan Bahtsul Masail PCNU di Lhokseumawe diikuti oleh para penyuluh dan penghulu agama di wilayah kementerian agama Kota Lhokseumawe. “NU berharap kegiatan ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan para penghulu dan penyuluh dalam menyelenggarakan kegiatan pernikahan dan bimbingan kepada masyarakat,” ujarnya didampingi sekretaris PCNU Tgk Ahmad Subhan.
Dalam khutbah iftitahnya Syuriah PCNU Lhokseumawe Tgk H. Misran Fuadi, S. Ag, MAP, menyampaikan pentingnya NU Lhokseumawe hadir lebih giat dalam menjernihka berbagai isu miring yang tidak benar selama ini bersileweran di media sosial.
Selain itu, NU Kota Lhokseumawe juga menggelar Konfercab III untuk memilih kepengurusan baru masa bakti 2019-2020. Dalam Konfercab secara aklamasi terpilih Tgk H. Misran Fuadi, S. Ag, MAP sebagai ketua syuriah dan Tgk M Rizwan H Ali MA sebagai ketua tanfidziyah. Konfercab dengan tema Meneguhkan Ahlussunnah wal Jama’ah ditutup oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Lhokseumawe, Drs. Boihaqy.
Penulis : Yuswardi / Lhokseumawe, Aceh Utara




















