MEULABOH I ACEHHERALD – Ibu muda yang kemudian diketahui sebagai Lisma Dewi (20) warga Gampong Suak Pante Breuh Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, yang melahirkan di atas mobil Ambulans tanggal 30 Oktober 2022 silam, karena berniat melahirkan di rumah orang tuanya di Layung, Kec.Bubon Aceh Barat. Hingga wanita itu langsung menuju ke Pusesmas Layung setelah dijemput sopir Puskesmas Layung dari rumahnya.
Sebelumnya, wanita muda itu sudah dua kali melakukan ANC atau anteatal care yang merupakan perawatan ibu dan janin selama masa kehamilan, termasuk edukasi terkait kehamilan dan persiapan melahirkan. ANC terakhir di Puskesmas Layung pada tgl 25-10-2022.
Pasien dijemput dari rumah dengan Mobil Puskesmas Layung, setelah suaminya memberi tahu ke Puskesmas. Sopir menjemput pasien langsung dibawa ke Puskesmas Kuta Padang Layung. Hanya saja pasien belum sempat diturunkan dari ambulans karena belum ada bidan piket. Tidak lama kemudian bidan terdekat an.Mawar datang ke Puskesmas, akan tetapi keluarga sudah dalam keadaan emosi dan minta dibawa ke Puskesmas Cot Seumeureng.
Sementara sesuai keterangan bidan, saat di VT pembukaan sudah lengkap, teraba kepala. Ambulans terus bergerak, saat dalam perjalanan ke Puskesmas Cot Seumeureng, tepat Pkl.10.59 bayi lahir spontan dan keluar tangisan. Pada Pkl.11.10 wib tiba di Puskesmas Cot Seumeureng.
Menurut keterangan dokter dan dua bidan Puskesmas Cot Seumeureng, dokter langsung masuk ke ambulance untuk memeriksa, melihat apakah ada tanda2 kegawatdaruratan pada ibu dan bayi? Bidan 1 mempersiapkan partus set kemudian mengklaim dan memotong tali pusat, bayi segera diturunkan ke UGD dengan di balut kain untuk segera di lakukan Suction (bersihkan jalan nafas), hitung RR dan timbang BB. Dokter memantau kala 3 pada Ibu, Vital sign ibu Baik dan tidak ada tanda Perdarahan pasca persalinan, kemudian Bidan 2 inj.Oxy pada ibu, mengeluarkan plasenta dalam keadaan utuh dan lengkap, membersihkan jalan lahir (sitosel), mengukur ulang vital sign ibu.
Setelah selesai penanganan Ibu di turunkan dari Ambulance ke UGD Puskesmas Cot Seumeureng untuk di observasi. Observasi di lakukan lebih kurang 3 jam, Pkl.15.20wib, Ibu dan Bayi dipulangkan dalam keadaan baik dan sehat.
Sementara Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi, Minggu (06/11/2022) pagi, mengakui telah menerima secara rinci laporan persoalan kelahiran di atas ambulans itu. Secara bijak Mahdi menyatakan, jika itu sangat berkemungkinan karena kesalahpahaman semata. Karena tindakan yang diambil staf medis dan para medis ia nilai sudah on procedural. “Saya sudah mendapat laporan konkret dari pihak Puskesmas dan sudah tahu kondisi yang sebenarnya. Namun demikian, saya instruksikan agar semua pihak mengambil hikmah dari insiden yang sempat viral itu. Tugas kita sebagai abdi negara, tetap dalam koridor memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, walau sesekali ada saja sandungan di lapangan,” kata Mahdi Efendi.





















