
TAPAKTUAN|ACEHHERALD.com-
HASIL panen padi yang kedua kali dalam tahun 2020 ini, Camat Samadua, Suhaimi Shalihin S.Ag melakukan pengubinan padi di beberapa titik yaitu, Desa Luar Kemukiman Suaq dan Desa Baru Kemukiman Kasik Putih.
Hasil sampel itu didapat dari pengambilan tim Pengubinan yang diisi oleh Camat Samadua, Suhaimi Shalihin,S.Ag, BPS Statistik, Firdaus, Ka. BPP Samadua,Salmidar, Mantri Tani, Agus Mustafa, Ka PHP, Anwar Syarifi SP dan PPL Samadua, Kamis (20/08/2020).
Dalam kesempatan itu, Camat Samadua, Suhami Shalihin mengatakan, kegiatan pengubinan tersebut bertujuan agar para petani bisa mengetahui perkiraan potensi hasil dari tanaman padinya.
Dari hasil pengubinan yang dilakukan oleh tim di dua lokasi ini yaitu sawah di Kemukiman Suaq dan di Kemukiman Kasik Putih hasilnya sangat menggembirakan. “Hasil panen yang kedua dalam tahun ini sangatlah memuaskan dan membahagiakan para petani karena hasil yang didapatkan sebanyak 6,86 ton per hektar setelah melakukan pengubinan bersama,” ujarnya.
Dalam hal ini, Firdaus sebagai Perwakilan dari BPS Aceh Selatan menyampaikan, ubinan adalah merupakan salah satu metode untuk mengetahui perkiraan hasil panen tanaman padi dan palawija melalui penentuan sampel, pengukuran dan penimbangan hasil. “Setelah dilakukan pengubinan dibeberapa titik, jenis padi Cie Herang sangat bagus 7,78 per Ha hasilnya dibandingkan dengan jenis padi lainnya seperti padi Sijunjung 7,37 dan Infari 6,37 Per Ha,” ujarnya.
Selain itu, Camat Samadua Suhaimi Shalihin menambahkan dengan adanya pengubinan ini pihaknya berharap petani bisa membuka wawasan pola pikir tentang teknologi pertanian. “Dengan peningkatan provitas hasil menunjukan adanya dampak penerapan teknologi yang telah dilaksanakan oleh petani,” pungkasnya.
PENULIS : ZULFAN (ACEH SELATAN)




